158 Ton Sampah Kampanye Akbar Jokowi, Lebih Banyak dari Prabowo

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sampah berserekan usai berakhirnya Kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf Amin di sekitar kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu 13 April 2019.

    Sampah berserekan usai berakhirnya Kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf Amin di sekitar kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu 13 April 2019.

    TEMPO.CO, JAKARTA- Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta membersihkan sebanyak 158,67 ton sampah bekas kampanye akbar Jokowi dan Ma'ruf Amin di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu lalu, 13 April 2019. Lebih banyak dari sampah kampanye akbar Prabowo - Sandi sebanyak 72 ton.

    Pelaksana Tugas Kepala Dinas LH Jakarta Djafar Muchlisin, dalam keterangan tertulisnya, mengatakan sampah itu dipungut dari wilayah SUGBK serta jalan protokol Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat. Pembersihan kawasan tersebut selesai pada pukul 02.30 WIB dini hari tadi.

    LihatPawang Hujan di Balik Kampanye Akbar Jokowi 

    Pembersihan sampah pun melibatkan 300 personel dari Dinas LH ditambah 100 orang ISS GBK dan relawan pendukung pasangan 01," kata Djafar dalam keterangan tertulis hari ini, Ahad, 14 April 2019.

    Dari total 158,67 ton sampah tersebut 11,07 ton di antaranya bisa dipilah sedangkan sisanya, 147,6 ton, dibawa ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

    Jumlah sampah kampanye akbar Jokowi yang bertajuk "Konser Putih Bersatu" tersebut lebih banyak jika dibandingkan dengan kampanye lawannya, Prabowo - Sandi di tempat yang sama pada Ahad lalu, 7 April 2019. Dinas LH membersihkan 72 ton sampah di sana.

    Baca pulaDemi Kampanye Akbar Jokowi, Perempuan Ini Terbang dari Medan 

    Menurut Djafar, pembersihan sampah setelah kampanye akbar Jokowi juga melibatkan 5 mobil mini dump truck milik Unit Pengelola Kegiatan Badan Air, 5 Toyota Kijang Lintas, serta 9 mobil road sweeper.

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.