Ini Alasan Bawaslu DKI Sebut Cakung di Peta Kerawanan Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang memberikan arahan kepada peserta apel patroli pengawasan anti politik uang Pemilu 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat, 12 April 2019. Apel tersebut dilakukan secara serentak di 514 titik di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk mencegah praktik politik uang selama pemilu serentak 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang memberikan arahan kepada peserta apel patroli pengawasan anti politik uang Pemilu 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat, 12 April 2019. Apel tersebut dilakukan secara serentak di 514 titik di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk mencegah praktik politik uang selama pemilu serentak 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Jakarta Timur memetakan Kecamatan Cakung menjadi wilayah rawan dalam Pemilu 2019.

    Anggota Bawaslu Jakarta Timur Tami Widi Astuti mengatakan kawasan Cakung dipetakan sebagai wilayah rawa konflik dan kecurangan karena menjadi kecamatan dengan jumlah tempat pemungutan suara terbanyak.

    Baca : Masa Tenang, Bawaslu DKI Persilakan Parpol Ambil APK yang Dicopot

    "Ada 1.461 TPS di Kecamatan Cakung," kata Tami saat dihubungi, Jumat, 12 April 2019.

    Adapun potensi kerawanan tersebut karena jarak antara TPS nantinya bakal berdekatan di lahan yang sempit. Selain itu, potensi warga Cakung yang salah TPS juga mungkin terjadi.

    Pengawas juga bakal mengawasi TPS yang berdekatan dengan lembaga pendidikan, pesantren dan yang jumlah pemilih di daftar tambahannya cukup banyak. Total ada 8.234 TPS yang tersebar di 65 kelurahan di 10 kecamatan.

    "Masih ada beberapa tingkat kerawanan yang kami antisipasi dalam pemilu tahun ini," kata Tami.

    Bawaslu, kata dia, hingga saat ini masih terus mendata kawasan yang dianggap rawat gesekan maupun kecurangan dalam pemilu tahun ini. Selain itu, Bawaslu mengajak seluruh pengawas pemantau pemilu dan masyarakat untuk ikut mengawasi.

    Simak juga :

    Masa Tenang, Bawaslu DKI: 3 Lokasi TPS Rawan di Jakarta Utara

    "Masa tenang pada Minggu besok kami juga akan mulai patroli siaga pemilu," ujarnya.

    Bawaslu juga mengingatkan kepada peserta pemilu untuk mensukseskan pemilu dengan tidak melanggar dan tertib terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Jangan melakukan politik uang, politik Sara dan hoax."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.