Cuaca Hari Ini, BMKG Ramal Hujan Turun Siang Hingga Malam

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Konser Putih adalah Kita yang dihentikan sejenak karena hujan deras di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Ahad, 7 April 2019. Konser ini digelar oleh puluhan musikus pendukung capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi - Ma'ruf Amin. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Suasana Konser Putih adalah Kita yang dihentikan sejenak karena hujan deras di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Ahad, 7 April 2019. Konser ini digelar oleh puluhan musikus pendukung capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi - Ma'ruf Amin. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meramal hujan akan mengguyur sebagian wilayah DKI Jakarta pada siang hingga malam, Senin 15 April 2019. Peringatan dini potensi hujan disertai petir dan angin kencang diterbitkan untuk wilayah Jakarta Selatan dan Timur. 

    Baca:
    Pawang Hujan di Balik Kampanye Akbar Jokowi di GBK

    "Peringatan dini, waspadai potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari," tulis BMKG dalam laman resminya. 

    BMKG memprediksi hujan mulai turun pada siang dan untuk wilayah Jakarta Selatan dan Timur akan disertai petir. Sedangkan Jakarta Utara dan Barat akan diguyur hujan lokal, dan hujan ringan akan turun di Jakarta Pusat. 

    BMKG meramalkan hujan akan mengguyur Jakarta hingga malam. Hujan yang turun diprediksi ringan namun merata di seluruh wilayah Jakarta. Pada Selasa dinihari langit ibu kota diprediksi akan diselimuti awan tebal.

    Baca:
    Panas Siang di Jakarta Sampai 37 Derajat Celsius, BMKG: Normal

    BMKG menuliskan rata-rata suhu udara Ibu Kota hari ini antara 24-32 derajat Celsius. Sedangkan untuk tingkat kelembapan diperkirakan antara 80-95 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.