Di Rutan Pemimpin Kerajaan Ubur Ubur, Prabowo Kalahkan Jokowi

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Kerajaan Ubur-Ubur, Aisyah Tusalamaja Baiduri Intan, 37 tahun,  sedang menjalani hukuman lima bulan penjara kasus pelanggaran UU ITE,  di Rutan Serang, Selasa, 16 April 2019. Tempo/Ayu Cipta

    Pemimpin Kerajaan Ubur-Ubur, Aisyah Tusalamaja Baiduri Intan, 37 tahun, sedang menjalani hukuman lima bulan penjara kasus pelanggaran UU ITE, di Rutan Serang, Selasa, 16 April 2019. Tempo/Ayu Cipta

    TEMPO.COSerang - Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengalahkan Jokowi-Ma'ruf dalam pemilu 2019 di tiga tempat pemungutan suara (TPS) Rumah Tahanan Serang, Banten. Salah seorang penghuni Rutan Serang adalah pemimpin Kerajan Ubu ubur, Aisyah Tusalamaja Baiduri Intan, terpidana UU ITE dan dihukum lima bulan penjara.

    Baca juga: Kabar Baru Ratu Kerajaan Ubur Ubur di Pencoblosan Pilpres 2019

    Kepala Rutan Serang, Anton, mengatakan pemungutan suara diikuti oleh 388 orang, termasuk 48 pegawai Rutan Serang. "Pencoblosan berlangsung lancar. Ada tiga TPS yang kami siapkan di dalam lingkungan rutan," kata Anton kepada Tempo, Rabu malam, 17 April 2019.

    “Salah satu warga binaan Rutan Serang yang menggunakan hak pilihnya adalah Aisyah," ujar Anton.

    Dari hasil perhitungan suara, kata dia, Prabowo-Sandi memperoleh 193 suara, sedangkan Jokowi-Ma’ruf 131 suara. Jumlah suara tidak sah 8 suara dan tidak menggunakan hak pilih sebanyak 6 orang.

    Aisyah merupakan narapidana kasus UU ITE dan dihukum 5 bulan penjara. Wanita yang dikenal sebagai pemimin Kerajaan Ubur Ubur itu ditahan sejak Januari 2019.

    Kepala Pengamanan Rutan Serang E. Indra Kharisma Simanjuntak, Aisyah menempati kamar nomor 3 bersama enam warga binaan lainnya. “Membaur bersama 23 narapidana perempuan,” katanya

    Selain perempuan, mayoritas narapidana dan tahanan adalah laki-laki. Jumlah keseluruhan warga binaan sebanyak 555 orang.

    Menurut Indra, Aisyah mengikuti kegiatan di Rutan, seperti mengaji dan bercocok tanam. "Dia ikut membuat taman, "kata Indra.

    Aisyah saat ditemui Tempo Selasa, 16 April 2019, atau sehari sebelum hari pencoblosan menyatakan pandangan terhadap Indonesia. "Banyak aset Indonesia dibawa ke luar negeri, banyak korupsi tapi saya tidak mau bicara politik,"kata Aisyah.

    Baca juga: Kubu Prabowo Nyatakan Menang 80 Persen di Bogor

    Pemimpin Kerajaan Ubur Ubur itu memiliki 11 orqang pengikut, yang kemudian dihukum setelah dia dibawa ke rumah sakit jiwa. Aisyah dituding melakukan ritual zikir dicampur menari di rumahnya Lingkungan Saya Bulu Kota Serang, Banten pada Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.