Usai Coblosan Pemilu 2019, Ini Harap Sederhana PKL dan Sopir Ojol

Warga mengenakan kostum "superhero" atau pahlawan super karakter Spiderman dan Thor saat menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2019 di TPS 10 Banjar Ubung Sempidi, Mengwi, Badung, Bali, Rabu, 17 April 2019. ANTARA/Fikri Yusuf

TEMPO.CO, Jakarta - Pasca pencoblosan Pemilu 2019, Rabu 17 April, sejumlah rakyat kelas bawah langsung melontarkan harapannya. Mereka mengingatkan janji capres dan sebagian meminta Indonesia tetap aman dan damai.

Agus, 45 tahun, misalnya. Pengemudi ojek online ini meminta para peserta Pemilu 2019 untuk menjaga keamanan dan tidak menimbulkan kerusuhan. Dia berharap pihak yang kalah legowo dan yang menang tidak sombong.

"Harapannya saya yang penting aman saja, biar saya bisa narik terus," kata warga Jagakarsa itu saat sedang menunggu penumpang di kawasan LTC Glodok, Jakarta Barat, Kamis 18 April 2019.

Agus mengaku membaca situasi saat ini. Dia menyarankan, kubu calon presiden yang merasa dicurangi menggunakan jalur hukum untuk menyelesaikannya. Yaitu dengan melapor ke Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu. "Ya sama kalau ada kemalingan lapor ke polisi," kata dia.

Instalasi kuburan di TPS 073, Lebak Bulus, Jakarta, Rabu, 17 April 2019. Petugas KPPS juga menyediakan stan foto lengkap dengan properti horor. ANTARA

Pedagang asongan bernama Umar, 60 tahun, punya permintaan sederhana kepada presiden terpilih. Pria yang sudah menjadi pedagang kaki lima sejak 1980-an itu meminta presiden memperhatikan kebutuhan dasar rakyat.

"Harga pangan bisa terjangkau, cuma segitu doang harapan saya," kata dia ketika ditemui di lokasinya mangkal di sekitar Tamansari, Jakarta Barat.

Penjual es jeruk di sekitar kantor Polsek Tamansari, Sofian, 45 tahun, juga menuju . Harapannya, biaya pendidikan tinggi dibuat lebih terjangkau rakyat kecil. Pria yang telah berjualan selama 20 itu punya pengalaman buruk karena mahalnya biaya pendidikan.

Sofian mengatakan, anaknya gagal lulus di perguruan tinggi jurusan farmasi karena tidak mampu bayar membayar uang muka kuliah dan biaya per semesternya. "Sekarang anak saya harus kerja di pabrik," kata dia. 

Hasil quick count dari berbagai lembaga survei menunjukkan bahwa calon presiden dan wakil presiden nomor 01 Jokowi-Ma'ruf Amin memenangkan Pemilu 2019. Namun, pesaingnya, Prabowo Subianto mengklaim menang dalam Pemilu melalui survei internal di atas 60 persen suara.






Polsek Tambora Selidiki Aksi Penembakan oleh Pria Berjaket Ojol

8 jam lalu

Polsek Tambora Selidiki Aksi Penembakan oleh Pria Berjaket Ojol

Polsek Tambora menyelidiki kasus penembakan yang dilakukan seorang pria memakai jaket ojek online kepada warga di kawasan Tanah Sereal, Jakarta Barat


Dugaan Pelanggaran Aplikator Belum Ditanggapi Kemenhub, SPAI Surati Presiden Jokowi

2 hari lalu

Dugaan Pelanggaran Aplikator Belum Ditanggapi Kemenhub, SPAI Surati Presiden Jokowi

SPAI akan bersurat ke Presiden karena laporan dugaan pelanggaran aplikator.


Karena Masalah Hak Cipta, GoTo dan Nadiem Makarim Digugat Rp 41,9 T

2 hari lalu

Karena Masalah Hak Cipta, GoTo dan Nadiem Makarim Digugat Rp 41,9 T

Pemilik ojek online Bintaro Hasan Azhari kembali menggugat PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Nadiem.


BEM SI Demo di Patung Kuda, Sampaikan Masalah yang Tak Bisa Dituntaskan Jokowi

3 hari lalu

BEM SI Demo di Patung Kuda, Sampaikan Masalah yang Tak Bisa Dituntaskan Jokowi

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar unjuk rasa di Kawasan Patung Kuda dan mengevaluasi kinerja pemerintah


Driver Ojol Beberkan Besaran Potongan oleh Aplikator Hampir 40 Persen

6 hari lalu

Driver Ojol Beberkan Besaran Potongan oleh Aplikator Hampir 40 Persen

Salam setiap pemesanan atau order, aplikator memotong biaya kepada pengemudi ojol sekitar 20 hingga hampir 40 persen.


Asosiasi Sebut Kemenhub Cuci Tangan Soal Masalah Tarif Ojol dan Taksi Online

7 hari lalu

Asosiasi Sebut Kemenhub Cuci Tangan Soal Masalah Tarif Ojol dan Taksi Online

Kemenhub mengatakan belum menerima laporan dari perwakilan ojol soal aplikator yang melanggar aturan tarif.


Pengemudi Laporkan Aplikator Pelanggar Tarif Ojol, Kemenhub: Belum Ada Laporan

7 hari lalu

Pengemudi Laporkan Aplikator Pelanggar Tarif Ojol, Kemenhub: Belum Ada Laporan

Jika laporan soal keluhan para pengemudi ojol itu masuk, Kemenhub akan segera meneruskannya ke Kominfo.


Dapat BLT Rp 1,2 Juta, Driver Ojek Online: Ibarat Obat Pereda Nyeri

8 hari lalu

Dapat BLT Rp 1,2 Juta, Driver Ojek Online: Ibarat Obat Pereda Nyeri

Dia khawatir pemberian BLT UMKM ke driver ojek online itu dimanfaatkan oleh pihak aplikator untuk menekan biaya perusahaan dan kemudian lepas tangan.


Ojol Bakal Terima BLT UMKM Rp 1,2 Juta Mulai Oktober, Apa Saja Syaratnya?

9 hari lalu

Ojol Bakal Terima BLT UMKM Rp 1,2 Juta Mulai Oktober, Apa Saja Syaratnya?

Selain pengemudi ojol, nelayan juga turut menjadi sasaran penerima bansos berupa BLT UMKM yang akan cair mulai bulan Oktober mendatang.


RUU Transportasi Daring Tak Masuk Prolegnas, Pengemudi Angkutan Online Bersurat ke DPR

11 hari lalu

RUU Transportasi Daring Tak Masuk Prolegnas, Pengemudi Angkutan Online Bersurat ke DPR

Kado berharap pertemuan pengemudi dengan DPR pada 28 September besok bisa menghasilkan kesepakatan.