Isu Sandiaga Balik Wagub, Ketua Gerindra DKI: Akalnya Tidak Sehat

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berpelukan saat menyapa massa kampanye akbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Stadion Utama GBK, Jakarta, Ahad, 7 April 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berpelukan saat menyapa massa kampanye akbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Stadion Utama GBK, Jakarta, Ahad, 7 April 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik menampik skenario Sandiaga Uno akan kembali sebagai Wagub DKI. Menurut Taufik, isu skenario tersebut diembuskan oleh orang yang tidak memiliki akal sehat. 

    "Ini yang ngomong begitu akal sehatnya kurang," ujar Taufik saat dihubungi, Kamis, 18 April 2019. 

    Baca juga:
    Kepada Pemenang Pemilu, Anies Peringatkan: Ada Konsekuensi

    Taufik meyakini kalau Sandiaga Uno yang telah mundur dari Wagub DKI pada Agustus lalu untuk mendaftar cawapres bukan sosok pemburu jabatan. Ia memastikan Sandiaga tak mungkin tergiur kembali menjadi Wagub DKI mendampingi Anies Baswedan jika hasil real count KPU nanti sejalan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei usai Pilpres 2019

    "Kalau ke Wagub DKI gak mungkin, nggak mungkin," ujar Taufik.

    Calon wakil presiden, Sandiaga Uno memeluk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setelah membacakan surat pengunduran diri sebagai wakil Gubernur di Balai Kota, Jakarta, Senin, 27 Agustus 2018. Sandiaga membacakan surat pengunduran diri dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Sebelumnya, ketika ditanya kemungkinan yang sama, Pelaksana tugas Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik menyebut tak ada aturan yang melarang. Kemendagri, kata Akmal, tak mengaturnya dalam regulasi formal.

    "Cuma dalam etika pemerintahan, itu tidak normal dan kurang elok," kata Akmal. 

    Baca juga:
    Pemilu yang Melelahkan, Simak Kisah KPPS Tak Tidur Dua Hari

    Isu tentang Sandiaga bakal kembali ke kursi wagub muncul setelah PKS DKI tak kunjung berhasil menempatkan kadernya di kursi yang ditinggalkan Sandiaga. Padahal mereka sudah membuat kesepakatan dengan Gerindra sebagai sesama partai pengusung Anies-Sandi dalam pilkada lalu, bahwa dukungan di pilpres dikompensasi dengan kursi wagub itu.

    Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengatakan pembahasan cawagub DKI di dewan baru akan kembali dimulai usai 17 April 2019 atau setelah Pemilu dan Pilpres. Alasannya, menurut Suhaimi, seluruh anggota dewan tidak konsentrasi untuk tugasnya di masa pemilu ini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.