KPU Bogor Berduka Cita, Dua Ketua KPPS Pemilu 2019 Meninggal

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Unik, tingkatkan partisipasi pemilih, TPS 11 Kelurahan Sukahati, Cibinong, Bogor, dihias ornamen pernikahan, Rabu 17 April 2019. TEMPO/ADE RIDWAN

    Unik, tingkatkan partisipasi pemilih, TPS 11 Kelurahan Sukahati, Cibinong, Bogor, dihias ornamen pernikahan, Rabu 17 April 2019. TEMPO/ADE RIDWAN

    TEMPO.CO, Jakarta - KPU Kabupaten Bogor berduka cita atas dua Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal saat menjalankan tugasnya. Selain dua ketua PPS meninggal, empat lainnya pingsan akibat kelelahan saat bertugas.

    Baca: Diduga Kelelahan, Ketua PPS Meninggal di Kota Bekasi

    "Memang banyak petugas yang lalai sama kondisi tubuhnya sendiri. Pungut dan hitung kan dari pagi sampai malam. Belum lagi penulisan berita acara harus detil dan teliti,” kata Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Heri Setiawan di Cibinong Bogor, Sabtu 20 April 2019.

    Menurut dia, selain faktor kelelahan, cuaca yang tidak stabil juga mengganggu kekebalan tubuh para petugas KPPS di Kabupaten Bogor. Sebelumnya mereka dipastikan sehat oleh KPU.

    “Cuaca juga tidak bagus. Mungkin sebelumnya ada KPPS sakit tapi tetap bertugas saat hari H,” katanya.

    Heri memastikan bahwa semua KPPS maupun Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terlebih dahulu diperiksa kesehatannya sebelum dilantik. Menurut dia, banyak petugas yang pingsan dan ada yang meninggal bukan karena riwayat penyakit bawaan.

    “Sebelum bimtek kan dicek kesehatannya. Jadi tidak ada penyakit bawaan. Karena kelelahan memang,” ujar Heri.

    Dua ketua PPS meninggal saat bertugas di Kabupaten Bogor adalah Ketua KPPS di Desa Pabuaran Bojonggede, Rusdiono (60) yang meninggal Kamis malam, 19 April 2019. Satu lagi, yaitu Ketua KPPS di Desa Sukaharja Cijeruk, Jaenal (56) meninggal dunia Rabu petang, 17 April.

    Baca: Pemilu yang Melelahkan, Simak Kisah KPPS Tak Tidur Dua Hari

    Komisioner KPU ini juga menyampaikan ada empat KPPS dan PPK lain yang jatuh sakit hingga tak sadarkan diri ketika bertugas dalam Pemilu 2019. Mereka adalah Ketua KPPS Desa Karyamekar, Ketua KPPS Desa Cariu, Ketua KPPS Cibatok dan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Megamendung. “Masih data sementara. Kita terus mendata supaya petugas KPPS yang sakit mendapatkan fasilitas optimal,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.