Wali Kota Bogor Bima Arya Dilantik, Begini Pekerjaan Pertamanya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan istri melakukan pencoblosan di TPS 29 RW 004, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Rabu 17 April 2019// M Sidik Permana

    Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan istri melakukan pencoblosan di TPS 29 RW 004, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Rabu 17 April 2019// M Sidik Permana

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bogor Bima Arya akan fokus pada peningkatan kualitas hidup warga pada periode keduanya memimpin Kota Bogor. Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim baru saja dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, hari ini.

    Baca: Ridwan Kamil Lantik Wali Kota Bogor Bima Arya, Begini Pesannya  

     “Periode pertama fokus pada infrastruktur dan penataan tata ruang. Periode kedua ini lebih pada kualitas hidup manusia. Jadikan Kota Bogor yang layak dan ramah bagi keluarga,” kata Bima Arya selepas pelantikan, Sabtu, 20 April 2019.

    Bima mengatakan, sejumlah program prioritas yang belum tuntas di periode pertama, akan diteruskan. Salah satunya penataan transportasi Kota Bogor. “Menuntaskan program prioritas yang belum tuntas, terutama transportasi Angkot, dan kesemrawutan kota,” kata dia.

    Bima mengaku belum puas dengan program penataan transportasi kota Bogor. “Belum berjalan maksimal. Seperti proses konversi mengganti Angkot menjadi Bus Trans Pakuan, belum maksimal. Kemudian beberapa titik kemacetan masih jadi prioritas utama ke depan. (Program konversi) tetap dilanjutkan,” kata dia.

    Program prioritas lainnya adalah program pengembangan wilayah. “Kami akan fokus pada pembangunan wilayah, pengembangan wilayah. Semua harus merasakan perubahan di Kota Bogor bukan hanya di pusat kota. Kami akan fokus untuk meningkatkan kualitas hidup manusia,” kata Bima.

    Bima mengaku, tidak ada program 100 hari. “Nggak ada program 100 hari. Bagi kita Bogor harus terus berlari,” kata dia.

    Bima mengatakan, pekerjaan pertamanya adalah menjaga kondusivitas Kota Bogor pasca pemungutan suara Pemilu 2019.

    “Ini tugas pertama saya dan Pak Wakil, akan menjahit silaturahmi, merawat lagi, dan berkomunikasi dengan semuanya. Kita harus bersama lagi merekatkan hubungan yang kemarin ini sempat tensinya naik ketika Pilpres," ujarnya. 

    Membangun kembali kebersamaan menjadi tugas terpenting bagi Bima Arya. "Nggak mungkin Kota Bogor maju melangkah, berlari, tanpa
    kebersamaan,” kata dia.

    Baca: Demi Jokowi, Wali Kota Bogor Terpilih Bima Arya Siap Dipecat PAN

    Usai dilantik oleh Ridwan Kamil di Bandung, Bima Arya akan menjalani inaugurasi sebagai wali kota Bogor pada Ahad, 21 April 2019. "Inagurasi akan hadir, Ketum dan Sekjen (PAN) akan hadir. Teman-teman PAN akan hadir,” kata dia.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.