Banyak KPPS Pemilu 2019 Gugur, Bupati Bogor: Akan Ada Penghargaan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bogor Ade Yasin (kiri) melihat kondisi Khairul Islami (10) korban ledakan granat yang selamat di RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 15 Februari 2019. Granat jenis GLM yang meledak mengakibatkan tiga anak menjadi korban, dua diantaranya meninggal dunia yakni Muhammad Ibnu Mubaroq (10) dan M Doni (14). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Bupati Bogor Ade Yasin (kiri) melihat kondisi Khairul Islami (10) korban ledakan granat yang selamat di RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 15 Februari 2019. Granat jenis GLM yang meledak mengakibatkan tiga anak menjadi korban, dua diantaranya meninggal dunia yakni Muhammad Ibnu Mubaroq (10) dan M Doni (14). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Bogor -Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor akan memberikan penghargaan dan apresiasi sebagai upaya tindaklanjut atas banyaknya petugas pelaksana atau KPPS Pemilu 2019 yang gugur maupun sakit dalam upaya mensukseskan pesta demokrasi.

    "Kami akan berikan penghargaan bagi yang meninggal maupun sakit," kata Bupati Bogor, Ade Yasin disela kegiatannya, Ahad 21 April 2019.

    Baca : Petugas KPPS di Bogor Meninggal Bertambah Menjadi 3, 14 Dirawat

    Selain mengucapkan bela sungkawa, Ade mengatakan masih memikirkan bentuk apresiasi sebagai rasa terimakasih pemerintah, bagi petugas yang gugur saat melaksanakan tugas mensukseskan pemilu 2019.

    "Masih kita pikirkan (bentuk apresiasi) karena mereka adalah pahlawan demokrasi yang bekerja siang malam untuk lancarnya pesta demokrasi ini," kata Ade.

    Petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) menyegel amplop yang berisi surat suara sebelum didistribusikan ke kelurahan di gudang logistik KPU Jakarta Pusat, GOR Kemayoran, Jakarta, Selasa, 16 April 2019. ANTARA

    Simak juga :

    KPU Bogor Berduka Cita, Dua Ketua KPPS Pemilu 2019 Meninggal

    Terbaru, seorang petugas Pengawas TPS Bawaslu Kabupaten Bogor, Jamaludin menghembuskan nafas terakhir usai memantau proses penghitungan suara tingkat Kecamatan Rumpin, pada Sabtu 20 April 2019 malam.

    “Kejadiannya semalam, salah satu petugas lapangan kita menghembuskan nafas terakhir usai menjalankan tugasnya,” kata Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor, Naotalia Apapyo dikonfirmasi Tempo, Ahad 21 April 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.