Hari Kartini, Ini Harapan Bupati Bogor untuk 3.000 Perempuan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) berpakaian adat minang tengah melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertamax Turbo di kawasan Artha Gading, Jakarta, Senin, 22 April 2019. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) berpakaian adat minang tengah melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertamax Turbo di kawasan Artha Gading, Jakarta, Senin, 22 April 2019. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Memperingati Hari Kartini 21 April 2019, Bupati Bogor Ade Yasin memiliki target khusus bagi kaum perempuan di Kabupaten Bogor. Dia berharap, sedikitnya 3.000 wanita bisa ikut kegiatan pengembangan keterampilan dalam kurun waktu setahun ini.

    Baca: Perayaan Hari Kartini Absen di CFD, Warga Bicara

    “Pertama, kita adakan pelatihan dulu yang dilakukan oleh dinas. Setelah itu, kita akan kerja sama dengan bank yang persyaratannya tidak berat, tidak pakai agunan, dan bunga sangat rendah sehingga mereka bisa melakukan usaha,” katanya di Bogor, Minggu 21 Aril 2019.

    Sebagai wanita, ia kerap mengedukasi warganya untuk berani mandiri, terlebih bagi wanita yang hanya mengandalkan penghasilan dari suami. Karena, ia sering kali menemukan wanita yang tidak memiliki pekerjaan, kemudian suaminya tersandung masalah sehingga berhenti bekerja.

    "Sekarang ini banyak hal tak terduga yang dialami perempuan. Kayak ketika dia menikah, dia berhenti bekerja karena punya suami. Tapi lalu suaminya kena masalah,” kata Ade Yasin.

    Menurut bupati Bogor itu, penting bagi kaum perempuan untuk memiliki keterampilan khusus meski suaminya sudah mapan.

    Baca: Hadiri Apel Hari Kartini di Monas, Anies Baswedan Terkesan dengan Malahayati

    Selain fokus pada pemberdayaan wanita di Hari Kartini ini, menurut Ade Yasin ada beberapa program prioritas lain yang perlu ia jalankan dengan segera. Program-program tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Kesehatan, pendidikan, infrastruktur. Ada banyak kekurangan yang harus kita tutupi di kepemimpinan saya, jadi kita perlu bergerak lebih cepat dari sekarang,” kata politikus PPP tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.