Kabupaten Bogor akan Dijadikan Destinasi Wisata Olahraga

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Turnamen paralayang di Gunung Gede, Desa Tatung, Kecamatan Balong, Ponorogo, Minggu, 9 September 2018.

    Turnamen paralayang di Gunung Gede, Desa Tatung, Kecamatan Balong, Ponorogo, Minggu, 9 September 2018.

    TEMPO.CO, Bogor – Bupati Bogor Ade Yasinberjanji menjadikan Kabupaten Bogor sebagai daerah iwisata berbasis olahraga. “Kami sudah mulai memetakan lokasi-lokasi yang bakal dijadikan spot wisata itu,” kata Ade saat Musrenbang RPJMD 2018-2023 Kabupaten Bogor pada Senin, 22 April 2019.

    Ade menerangkan bahwa beberapa lokasi yang akan dikembangkan menajdi wisata olahraga yakni Stadion Pakansari, Sirkuit Sentul, Paralayang, Golf, Arung Jeram dan Panjat Tebing.

    SimakBawaslu Kabupaten Bogor OTT Penyebar Amplop di TPS Leuwiliang

    “Kami akan jadikan bogor ini sebagai The City of Sport and Tourism,” ucap Ade.

    Menurut dia, pengembangan sektor wisata bidang olahraga adalah upaya pelestarian alam sekaligus menunjang perekonomian, pemberdayaan, dan pengentasan pengangguran masyarakat di pedesaan. Namun, pemerintah daerah  membutuhkan peran swasta, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat untuk mewujudkannya mengingat nilai APBD Kabupaten Bogor terbatas.

    Bupati wanita tersebut berharap adanya blueprint kolaborasi antara Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Brat dan pemerintah pusat, Jika kolaborasi tercipta, target destinasi wisata olahraga bakal cepat terwujud.

    BacaKabar Gembira Pegawai Honorer, Ini Kuota PPPK di Kabupaten Bogor

    Di sisi, ada kendalanya, yaitu kemacetan arus lalu lintas di Kabupaten Bogor yang belum teratasi. “Kemacetan adalah kendala utama untuk menggenjot sektor pariwisata. Kami butuh salah satunya kereta api,” tutur Ade.

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.