Anies Revisi Pergub NJOP, Ini Contoh Kawasan yang Naik 10 Persen

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjukkan kartu tiket MRT di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Senin, 1 April 2019. Di hari pertama pengoperasian MRT berbayar ini warga mendapatkan diskon tarif sebanyak 50% selama bulan April. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjukkan kartu tiket MRT di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Senin, 1 April 2019. Di hari pertama pengoperasian MRT berbayar ini warga mendapatkan diskon tarif sebanyak 50% selama bulan April. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja memperbaharui nilai jual objek pajak (NJOP) Bumi dan Bangunan di Jakarta.

    Pembaruan itu Anies sahkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 37 tahun 2019 pada 11 April 2019.

    Baca : Revisi Pergub PBB, Anies: Bukan Berarti 2020 Tidak Ada 

    Dari pergub itu, beberapa kawasan di Jakarta mengalami kenaikan rata-rata 10 persen. Berikut ini adalah beberapa kawasan di Jakarta yang mengalami kenaikan NJOP per tahun 2019.

    - Jakarta Selatan

    1. Kecamatan Kebayoran Lama, Kelurahan Pondok Pinang
    Jalan Ciputat Raya pada tahun 2018 Rp13.363.000 per meter persegi, pada tahun 2019 menjadi Rp15.105.000 per meter persegi.

    Jalan Jati Indah pada tahun 2018 Rp 3.745.000 per meter persegi, pada tahun 2019 menjadi Rp 4.263.000 per meter persegi.

    2. Kecamatan Tebet, Kelurahan Manggarai
    Jalan Dr Saharjo pada tahun 2018 Rp 19.843.000 per meter persegi, pada tahun 2019 menjadi Rp 22.005.000 per meter persegi.

    - Jakarta Timur

    1. Kecamatan Pasar Rebo, Kelurahan Pekayon
    Jalan Cengkeh pada tahun 2018 Rp 2.508.000 per meter persegi, pada tahun 2019 menjadi Rp 2.925.000 per meter persegi.

    2. Kecamatan Cakung, Kelurahan Rawa Terate
    Jalan Raya Bekasi pada tahun 2019 menjadi Rp 11.523.000 per meter persegi. Lokasi ini tak mengalami kenaikan pada tahun 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.