Sungai Cikeas Meluap, Banjir 1,3 Meter Rendam 6 Perumahan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi banjir di perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, (18/1). Banjir diakibatkan jebolnya tanggul dan meluapnya kali Cikeas dan Cileungsi. Tempo/Rully Kesuma

    Warga melintasi banjir di perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, (18/1). Banjir diakibatkan jebolnya tanggul dan meluapnya kali Cikeas dan Cileungsi. Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Bekasi - Sejumlah permukiman di bantaran Sungai Cikeas di Kota Bekasi, dan Kabupaten Bogor terendam banjir hingga 1,3 meter akibat meluapnya sungai tersebut, Jumat siang, 26 April 2019. Ketinggian banjir itu diprediksi masih terus bertambah sampai pukul 15.00 nanti.

    Baca: Banjir Sungai Cisadane, Ratusan Warga Pesona Serpong Terdampak

    "Ada enam titik perumahan dan perkampungan yang terdampak," kata Ketua Komunitas Peduli Sungai Cikeas-Cileungsi, Puarman, Jumat, 26 April 2019.

    Keenam itu tiga masuk wilayah Kabupaten Bogor diantaranya Vila Nusa Indah 3, Vila Mahkota Pesona, dan Perumahan Cibubur City. Sedangkan di Kota Bekasi adalah Perumahan Puri Nusaphala, Mandosi Permai, dan perkampungan Jatisari.

    "Ketinggian antara 40-130 sentimeter," kata dia.

    Berdasarkan pantauan timnya di lapangan, tinggi muka air di hulu Cikeas pada pukul 11.30 WIB mencapai 495 sentimeter. Sementara normalnya hanya 200 sentimeter. Diperkirakan air kiriman dari hulu sampai di perbatasan antara Bekasi dan Bogor 2-3 jam kemudian atau pukul 15.00 WIB.

    Baca: Banjir Jakarta, Anies Kerahkan Anak Buah Siaga di Pinggir Sungai

    Puarman menambahkan, air luapan Sungai Cikeas pertama kali menggenangi Perumahan Vila Nusa Indah 3 pada pukul 10.30 WIB. Banjir yang semula hanya semata kaki orang dewasa itu terus naik hingga sepinggang orang dewasa pada pukul 13.00 WIB. "Banjir masih berlanjut hingga jam 15.00," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.