Minggu, 22 September 2019

Wajah Baru Golkar di DPRD DKI: Pengurus Remaja Masjid Dijagokan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana rapat paripurna yang sedikit didatangi anggota dewan hari ini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    Suasana rapat paripurna yang sedikit didatangi anggota dewan hari ini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali, memperkirakan partainya bakal mendapat sepuluh kursi dari pemilihan legislatif yang baru lalu. "Minimal satu daerah pemilihan bisa dapat satu kursi," kata dia kepada Tempo, Jumat 26 April 2019.

    Baca:
    Caleg DPRD DKI Dicoret Karena Cara Kampanye, Siapa Saja Mereka?

    Ashraf Ali mengatakan, dari sepuluh kursi itu, 60 persen diantaranya adalah wajah lama. Sedangkan sisanya diklaim wajah baru dan masuk kategori milenial. "Caleg baru kami tahun ini memang rata-rata berusia muda, 70 persennya milenial," kata dia.

    Ashraf menyebut satu di antara wajah baru yang dijagokannya lolos ke Kebon Sirih adalah Muhammad Sukarno Hatta, seorang pemuda berusia 25 tahun. Sukarno Hatta merupakan calon nomor urut 04 di Daerah Pemilihan 8 Jakarta Selatan.

    Baca:
    Caleg PDIP Didukung Ahok Yakin Lolos ke DPRD DKI

    Ashraf mengatakan, Sukarno Hatta sudah lima tahun menjadi pengurus Golkar di Jakarta Selatan. Pemuda itu juga disebutnya punya pengalaman aktif di berbagai organisasi seperti Karang Taruna dan Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI).

    "Dia juga pernah menjabat sebagai ketua Remaja Masjid Cut Meutia selama empat tahun," kata Ashraf menambahkan.

    Baca:
    Caleg PSI di DKI: Antikorupsi dan Diskriminasi Dongkrak Suara

    Menurut Ashraf, Muhammad Sukarno Hatta telah cukup lama mengenyam kaderisasi di Golkar. Dia yakin hasilnya dapat berbuat banyak dalam kancah politik masa depan. "Sesuai dengan namanya Insyaallah bisa jadi pemimpin di negeri ini," kata Ashraf lagi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe