Banjir di Jakarta, BMKG: Efek Madden Julian Oscillation Berlanjut

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara saat Sungai Ciliwung saat meluap di Jalan Jatinegara, Kampung Melayu, Jakarta, Jumat 26 April 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Foto udara saat Sungai Ciliwung saat meluap di Jalan Jatinegara, Kampung Melayu, Jakarta, Jumat 26 April 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika disingkat BMKG memperkirakan cuaca ekstrim masih berpotensi terjadi hingga Kamis, 2 Mei 2019 mendatang yang bisa berujung banjir di Jakarta.. Hal ini disebabkan karena adanya aktivitas gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO).

    "Kami imbau warga Jabodetabek waspada cuaca ekstrim seperti hujan deras dalam beberapa hari ke depan," kata Deputi Bidang Meteorologi Mulyono R. Prabowo melalui keterangannya, Senin, 29 April 2019.

    Baca : Ciliwung Meluap, Cerita Tukang Bubur Saat Rumahnya Terendam Air

    Mulyono menjelaskan masih adanya aktifitas gelombang MJO pada fase basah turut berperan dalam meningkatkan suplai massa udara basah di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi ini, kata dia, menyebabkan potensi hujan lebat di sejumlah kawasan di Indonesia, termasuk di Pulau Jawa.

    Selain itu, pusaran angin juga teridentifikasi di sekitar Laut Sulawesi, Selat Makassar, Kalimantan Barat dan Laut Cina Selatan Utara Kalimantan. Pusaran angin ini dapat menyebabkan terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin disekitar wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.

    Jalan Pengasinan Raya, Mustika Jaya, Kota Bekasi, lumpuh akibat diterjangg banjir, Ahad, 28/ April 2019. Tempo/adi warsono

    Hujan lebat berpotensi terjadi hingga awal Mei 2019, berpotensi terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Utara

    Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    "Bahkan gelombang laut berpotensi hingga mencapai empat meter karena fenomena ini di sejumlah wilayah tersebut," ujarnya.

    Simak juga :
    Fenomena Madden Julian Oscilation, Penyebab Banjir di Jakarta

    BMKG menginbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

    "Bencana hidrometeorologi mesti diwaspadai karena fenomena ini," demikian BMKG terkait peringatan bencana banjir di Jakarta dan sekitarnya efek aktivitas MJO.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.