Diterjang Banjir, Tiga Rumah Warga di Balekambang Rusak

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga berusaha membersihkan sampah yang terbawa aliran banjir di kawasan permukiman penduduk Cililitan Kecil, Jakarta, Jumat 26 April 2019. Air kiriman dari bendungan Katulampa hingga sungai Ciliwung meluap tersebut mengakibatkan sejumlah rumah tinggal di bantaran Sungai Ciliwung, Jakarta terendam air satu hingga dua meter. ANTARA FOTO/Risky Andrianto

    Seorang warga berusaha membersihkan sampah yang terbawa aliran banjir di kawasan permukiman penduduk Cililitan Kecil, Jakarta, Jumat 26 April 2019. Air kiriman dari bendungan Katulampa hingga sungai Ciliwung meluap tersebut mengakibatkan sejumlah rumah tinggal di bantaran Sungai Ciliwung, Jakarta terendam air satu hingga dua meter. ANTARA FOTO/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah milik sejumlah warga rusak diterjang banjir di kawasan RT 05 RW 05 Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur. Salah satu rumah yang rusak adalah milik Irda Yunita, 34 tahun.

    Sebagian atap rumah Irda hanyut dan beberapa bagian dindingnya jebol. "Banjir Jumat kemarin sampai atap rumah," kata Irda saat ditemui di rumahnya, Senin, 29 April 2019.

    Baca: Petugas Keruk Sisa Lumpur Banjir Jakarta Timur di Tiga Lokasi

    Sebelum banjir datang, Irda bersama warga lainnya telah mengungsi sejak Kamis sore, 25 April lalu di kantor Sekretariat RW 05 Balekambang. Warga mengungsi karena mendapatkan kabar bahwa Bendungan Katulampa, Bogor, telah siaga satu.

    Menurut Irda, rumahnya mulai tenggelam banjir luapan Kali Ciliwung pada Jumat, 25 April 2019 sekitar pukul 03.00. "Saya baru tahu atap dan dinding rumah jebol Jumat sorenya. Setelah air surut," kata dia.

    Irda mengatakan tidak menyangka jika dampak banjir tahun ini begitu besar meski tak sebesar tahun lalu. Tahun lalu, kata dia, kawasan rumahnya juga dilanda banjir dengan ketinggian yang sama.

    Baca: Proyek Waduk Anti Banjir Jakarta Terhambat Pembebasan Lahan

    Menurut Irda, tahun lalu sebagian tembok rumahnya juga jebol. Atap rumahnya juga hanyut. "Saya tidak nyangka. Karena ini bukan siklus lima tahunan," kata dia.

    Pada tahun 2017, kata Irda, saat Gubernur DKI Jakarta masih dijabat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, rumah warga yang berada di pinggir Kali Ciliwung, rencananya akan dibebaskan. Namun, begitu Ahok lengser digantikan Anies Baswedan, rencana pembebasan tanah tersebut tidak terdengar lagi. "Kalau pemerintah mau membebaskan kami mau. Kalau tidak juga tidak masalah," ujarnya.

    Selain rumah Irda, pantauan Tempo dua rumah lainnya di RT yang sama rusak akibat diterjang banjir. Atap dan jendela rumah Rubiyanti, 34 tahun, jebol. "Sampai sekarang saya masih ngungsi," kata dia saat ditemui saat membersihkan lumpur sisa banjir di rumahnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.