Prakiraan Cuaca, BMKG: DKI Siang Ini Hujan dengan Corak Beragam

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hujan. REUTERS/Zoran Milich

    Ilustrasi hujan. REUTERS/Zoran Milich

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lewat situs resminya, www.bmkg.go.id, memperkirakan seluruh wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan siang ini, Selasa, 30 April 2019.

    Meski begitu, intensitasnya berbeda di tiap wilayah.

    Baca: Banjir Jakarta, Efek Julian Madden Oscillation Berlanjut

    Jakarta Barat, Pusat, dan Utara diperkirakan diguyur hujan dengan jenis lokal, sementara di Jakarta Selatan dan Timur akan hujan lokal. Berbeda dengan lima wilayah tersebut, BMKG memprediksi Kepulauan Seribu akan cerah berawan pada waktu yang sama.

    Memasuki malam hari, cuaca mulai berubah. Menurut prediksi BMKG, seluruh wilayah di Jakarta akan berawan. Kondisi yang sama akan berlanjut hingga dini hari nanti.

    Dengan kondisi cuaca seperti itu, BMKG memprediksi suhu di Jakarta akan berkisar antara 24-32 derajat dengan kelembaban 75-100 persen.

    Terkait peringatan dini, BMKG mengimbau agar warga Ibu Kota mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakarta Timur antara siang dan sore hari.

    Untuk wilayah sekitar Jakarta, BMKG memprediksi hujan jenis lokal akan mengguyur Depok dan Bekasi, sementara hujan petir di Bogor dan Tangerang pada siang hari nanti.

    Menjelang malam, cuaca seluruh wilayah tersebut akan berganti menjadi berawan.

    BMKG meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi pada siang hingga dini hari. Imbauan yang sama juga disampaikan bagi warga yang tinggal di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.