Cipete Banjir Diduga Dampak Proyek MRT? Ini Jawaban Dirut PT MRT

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta William Sabandar meminta masyarakat melihat secara komprehensif penyebab banjir di Cipete Raya, Jakarta Selatan.

    William Sabandar menampik dugaan banjir di kawasan tersebut karena proyek pembangunan MRT Jakarta.

    Baca : Banjir Berulang, Warga Pinggir Kali Minta Anies Lakukan Relokasi

    "Coba dilihat lagi secara komperhensif sepeti apa. Karena prinsipnya saat MRT dibangun, aspek banjir itu sudah diperhitungkan," ujar William di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa, 30 April 2019.

    Sebelumnya keluhan mengenai banjir Cipete disampaikan masyarakat melalui media sosial, salah satunya adalah David Setiawan. Melalui media sosial Twitter-nya, @daphits, David mengatakan selama 40 tahun tinggal di sana, ia tak pernah mengalami musibah banjir.

    Namun di tahun ini, David menjelaskan banjir terjadi sampai empat kali dan sampai masuk ke area penghuni.

    "Banjir di daerah Cipete, persis di bawah stasiun MRT Cipete Raya," cuit dia pada 27 April 2019.

    William membantah musibah banjir itu disebabkan tiang atau girder MRT. Menurut dia, jalur MRT berada di atas, sehingga tak mungkin berpengaruh terhadap banjir di sana.

    "Mana ada pengaruh girder. Coba lihat di sana, kalau banjir di bawah karena kami bangun jalur, mungkin. Girder udah di atas, justru lebih bagus, dan seluruh saluran juga sudah kami benahi," ujar William.

    Simak juga :
    Komunitas Peduli Sungai Cikeas: Banjir di Bogor dan Bekasi Terprediksi

    Sebelumnya, banjir yang diduga karena pembangunan proyek juga terjadi di Cawang, Jakarta Timur. Saat itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan banjir terjadi karena saluran air tertutup proyek pembangunan LRT dan Tol Becakayu. Penutupan jalur air itu tak disertai penyediaan pompa oleh kontraktor, sehingga mengakibatkan banjir di tempat tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.