Awas Banjir, BPBD: Kali Pesanggrahan Siaga 3

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pedagang menyelamakan barang dagangannya setelah tokonya terendam banjir di Pasar Cipulir, Jakarta (27/7). Banjir merendam Pasar Cipulir yang disebabkan oleh luapan kali Pesanggrahan.Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Seorang pedagang menyelamakan barang dagangannya setelah tokonya terendam banjir di Pasar Cipulir, Jakarta (27/7). Banjir merendam Pasar Cipulir yang disebabkan oleh luapan kali Pesanggrahan.Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir kembali mengintai Jakarta pada Selasa malam, 30 April 2019. Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta menyatakan pos pantau Pesanggrahan berstatus siaga 3 pada pukul 17.00.

    Baca: Banjir Berulang, Warga Pinggir Kali Minta Anies Lakukan Relokasi

    Tinggi muka air mencapai 170 sentimeter. "Kurang lebih 4.5 jam ke depan air akan sampai di Pintu Air Cengkareng Drain," ujar BPBD Jakarta dalam unggahan di akun twitter @BPDBJakarta.

    BPBD menyatakan, antisipasi wilayah aliran dari Kali Pesanggrahan itu meliputi Cipulir kawasan Pondok Pinang, Kedoya Utara, Jelambar, Jelambar Baru, Kedoya Selatan, Tanjung Duren Utara, dan Kapuk Muara.

    Berikutnya di Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Pesanggrahan, Duri Kepa, Wijaya Kusuma, Ulujami, Kelapa Dua, Rawa Buaya, Kembangan Utara dan Kembangan Selatan. 

    Baca: Laporan Banjir Jakarta Hari Ini: 2 Meninggal, 19 Orang Mengungsi

    BPBD DKI menyebutkan, kenaikan status siaga 3 di pos pantau Pesanggrahan itu telah disebarkan ke lurah dan camat setempat untuk mengantisipasi datangnya banjir ke wilayah mereka. Kepada warga, informasi dirilis melalui sosial media Twitter dan Facebook.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.