Selasa, 24 September 2019

May Day, Prabowo Disambut Yel-yel Presiden

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden Prabowo Subianto menyapa para buruh dari atas mobilnya, saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Tenis Indor, Senayan, Jakarta, Rabu 1 Mei 2019. Peringatan Hari Buruh juga dirayakan di sejumlah negara. TEMPO/Subekti.

    Calon Presiden Prabowo Subianto menyapa para buruh dari atas mobilnya, saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Tenis Indor, Senayan, Jakarta, Rabu 1 Mei 2019. Peringatan Hari Buruh juga dirayakan di sejumlah negara. TEMPO/Subekti.

    Jakarta - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto hadir dalam peringatan Hari Buruh atau May Day yang diselenggarakan Konferedensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Tenis Indor, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

    Baca juga: May Day, Prabowo Bersama Sejumlah Tokoh Akan Hadir di Senayan

    Prabowo yang tiba di lokasi pukul 12.00 WIB, langsung disambut dengan yel-yel “presiden” oleh massa buruh. "Prabowo presiden, Prabowo presiden," ujar mereka di sepanjang jalan pintu masuk Tenis Indor, Rabu, 1 Mei 2019. 

    Prabowo datang menggunakan mobil Toyota Alphard pribadinya berwarna putih. Prabowo menyambut yel-yel dengan memberikan salam hormat kepada buruh yang telah memadati Tenis Indor.

    Prabowo juga tampak mengacungkan salam dua jarinya kepada massa. Prabowo tidal berkomentar.  Sesampainya pintu masuk VVIV Tenis Indor, Prabowo langsung memasuki ruangan dengan sejumlah pengawalan. Terlihat pula politikus Partai Gerindra Fadli Zon. 

    Selain Presiden KSPI Said Iqbal, Prabowo Subianto diagendakan akan memberikan pidato kebangsaan dalam peringatan Hari Buruh di Tenis Indor. "Pak Prabowo akan memberikan pidato kebangsaan seperti peringatan May Day tahun lalu," ujar Said Iqbal di Tenis Indor.

    Pada Mau Day kali ini, kata Said, buruh mengakukan tuntutan mendesak pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, menolak pemagangan yang di launching Presiden Jokowi pada 2017, hingga menghapuskan sistem kerja outsourcing.

    Baca juga: May Day di Jakarta Dibayangi Cuaca Hujan dan Petir

    Said menambahkan, yang mendesak bagi buruh dalam May Day adalah mendesak agar pelayanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk buruh, menurunkan harga listrik dan sembako ,serta kesejahteraan bagi buruh dan honorer. 

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.