May Day, Buruh Tunggu Jokowi di Patung Kuda

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa buruh yang ingin menuju Istana Negara tertahan di sekitaran Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Mei 2019. Mereka bermaksud menyampaikan aspirasi May Day secara langsung kepada Presiden Joko Widodo. TEMPO/Lani Diana

    Massa buruh yang ingin menuju Istana Negara tertahan di sekitaran Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Mei 2019. Mereka bermaksud menyampaikan aspirasi May Day secara langsung kepada Presiden Joko Widodo. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian massa buruh yang memperingati  May Day telah sampai perimeter terdekat dengan Istana Negara di kawasan Patung Kuda atau bundaran Monas. Mereka tertahan di sana karena memang polisi tak membuka jalan lebih jauh untuk para buruh tersebut.

    Baca:
    Sebagian Massa Buruh May Day Merangsek ke Arah Istana 

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Prabowo Argo Yuwono yang memastikan buruh tak bisa bergerak lebih dekat ke Istana Negara. "Ini sudah dikomunikasikan," ucap Argo, Rabu 1 Mei 2019.

    Massa buruh yang ngotot di antaranya berasal kelompok Garmen, Kerajinan, Tektils, Kulit Dan Sentra Industri yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI). "Kami mau menyuarakan aspirasi di depan presiden," kata Sekretaris Jenderal DPP Garteks KSBSI Trisnur di lokasi demonstrasi.

    Trisnur menyiapkan aspirasi soal diskriminasi yang masih dialami pekerja perempuan. Di Garteks sendiri, papar Trisnur, 82 persen pekerja adalah perempuan. 

    Baca juga: 
    May Day di Jakarta Dibayangi Cuaca Hujan dan Petir

    Keinginan yang sama disampaikan Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN). Sejak pukul 11.08 WIB, mereka telah berada di lokasi yang dibatasi marka jalan dari beton dan pagar kawat berduri itu. Mereka telah bertahan lebih dari satu jam berharap bisa berkomunikasi langsung dengan Jokowi. 

    "Kita siang ini hanya ingin maju ke depan tapi dihadang kawat berduri. Pengusaha korupsi tidak ditangkap tapi di depan saya sudah ada mobil yang siap menembak," ujar orator KSPN.

    Baca juga:
    Buruh May Day Elukan Prabowo Presiden 

    Total ratusan hingga seribuan buruh itu hingga kini masih memadati kawasan Patung Kuda. Selain soal diskriminasi, aspirasi May Day tahun ini lainnya adalah mendesak Jokowi mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.