Warga Asing Gantung Diri di Bandara Mau ke Malaysia

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Evakuasi warga asing yang ditemukan tewas gantung diri di pohon di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu 1 Mei 2019. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Evakuasi warga asing yang ditemukan tewas gantung diri di pohon di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu 1 Mei 2019. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Tangerang - Warga asing yang ditemukan tewas gantung diri di taman depan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta berencana terbang ke Malaysia lalu ke Selandia Baru. Jadwal penerbangannya Pukul 6.25 WIB atau sepuluh menit sebelum dia ditemukan sudah tewas.

    Baca:
    Warga Asing Gantung Diri di Bandara, Ini Keterangan Polisi

    Informasi jadwal lepas landas itu diketahui dari isi dokumen penerbangan yang ditemukan dalam koper yang ditinggalkan di sekitar jasad pria tersebut. "Ya, akan ke Malaysia," kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Besar Viktor Togi Tambunan, ketika diminta konfirmasinya, Rabu 1 Mei 2019.

    Berdasarkan dokumen perjalanan itu, pria tersebut dikenali sebagai Garavand Iraj, usia 39 tahun. Dia seharusnya bertolak ke Malaysia menumpang pesawat Malaysia Airlines dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada 30 April pukul 6.25 wib. 

    Selanjutnya, Garavand diketahui akan melanjutkan penerbangan ke Auckland, Selandia Baru pada 1 Mei 2019 pukul 11.25 dari Bandara Kuala Lumpur. Pesawat yang akan mengantarnya tetap Malaysia Airlines.

    Baca berita sebelumnya:
    Warga Asing Ditemukan Gantung Diri di Bandara Soekarno-Hatta

    Viktor mengatakan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif Garavand gantung diri. Selain itu, kata dia, polisi juga masih menunggu hasil autopsi. 

    Garavand ditemukan tewas terikat di atas pohon di depan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu pagi tadi pukul 6.15. Menurut Viktor, peristiwa gantung diri dilaporkan seorang pengguna jasa bandara. "Yang melihat lapor ke sekuriti dilanjutkan ke Polres," kata Viktor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.