Diduga Gagal Naik, Bus Rombongan SDN Cisoka Terguling di Puncak

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kecelakaan bis di Jalan Raya Puncak, Rabu, 1 Mei 2019. Instagram/@Warung_jurnalis

    Kecelakaan bis di Jalan Raya Puncak, Rabu, 1 Mei 2019. Instagram/@Warung_jurnalis

    TEMPO.CO, Bogor -Hendak berwisata mengisi liburan, rombongan siswa SDN Cisoka, Tangerang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Puncak, persisnya di tanjakan Selarong, Desa Cibogo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu 1 Mei 2019.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Ajun Komisaris Muhammad Fadli Amri mengatakan, kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB siang. Bus nopol A 7531 FL melintas dari jakarta menuju Puncak.

    Baca : Proyek Rest Area Puncak Mangkrak, Bupati Tagih Menteri PUPR

    “Saat melintas di tanjakan Selarong, diduga kendaraan tidak kuat menanjak, ditambah rem blong,” kata Fadli dikonfirmasi Tempo, Rabu 1 Mei 2019.

    Fadli mengatakan, karena posisi jalan yang menanjak bus bergerak mundur dan tak terkendali. “Sopir membanting stir ke kanan hingga kehilangan kendali dan terbalik,” kata Fadli.

    Kecelakaan sebuah bus pariwisata membawa rombongan siswa SDN Karang Harjo 2 Cisoka Kabupaten Tangerang yang melorot di tanjakan Ciawi Bogor Jawa Barat, Foto: Istimewa

    Fadli mengatakan, laju bus saat mundur sangat cepat, sehingga saat sopir membanting stir ke kanan, mobil terdorong ke arah sebaliknya hingga terbalik.

    “Menurut informasi, rombongan hendak berlibur ke Taman Wisata Matahari, di Puncak,” kata Fadli lagi.

    Simak juga:
    Malam Tahun Baru, Ini Skenario Car Free Night di Jalur Puncak

    Akibat kejadian itu, lima orang mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan.

    “Baik kendaraan dan supir bus saat ini sudah diamankan oleh Unit Laka Lantas Polres Bogor,” kata Fadli tentang kecelakaan bus melorot di jalur Puncak tersebut. Adegan bus mendadak turun dan terguling itu sempat muncul medsos.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.