DKI Jamin Stok Pangan Aman Selama Ramadan, Kecuali Bawang Putih

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menurunkan bawang putih jenis Cincau saat operasi pasar bawang putih di Pasar Johar, Semarang, 2 Juni 2017. Operasi pasar yang menjual dengan harga Rp 23 ribu/kg ini tidak diminati pedagang, karena masyakarakat kota Semarang lebih menyukai bawang putih jenis Kating. TEMPO/Budi Purwanto

    Pekerja menurunkan bawang putih jenis Cincau saat operasi pasar bawang putih di Pasar Johar, Semarang, 2 Juni 2017. Operasi pasar yang menjual dengan harga Rp 23 ribu/kg ini tidak diminati pedagang, karena masyakarakat kota Semarang lebih menyukai bawang putih jenis Kating. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO Jakarta - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta menjamin stok kebutuhan pangan aman menjelang Bulan Ramadan selain Bawang Putih yang saat defisit hingga ribuan ton. 

    Baca: Menjelang Ramadan, Harga Bawang Putih Melonjak Naik di Pasar Induk Kramat Jati

    "Semua stok pangan aman selama bulan Ramadan, selain bawang putih," ujar kepala DKPKP Darjamuni saat ditemui di kantornya Jumat 3 Mei 2019.

    Darjamuni mengatakan defisit Bawang Putih tersebut mencapai 2000 ton. Menurut dia defisit disebabkan karena terkendala dalam proses impor beberapa waktu lalu. 

    Namun DKPKP menjamin dalam pekan ini pasokan bawang putih akan terpenuhi karena sudah proses impor oleh Kementerian Pertanian.

    "Dalam minggu ini kami jamin stok Bawang Putih sudah aman karena sudah dalam proses impor Kementan," ujarnya. 

    Darjamuni mengatakan selama dalam Bulan Ramadan kebutuhan pangan di DKI mengalami kenaikan 12-15 persen dari kebutuhan harian. Menurut dia permintaan paling tinggi saat bulan Ramadan adalah daging Sapi segar dan Daging Ayam. 

    Darjamuni mengatakan saat ini pasokan komoditas pangan semuanya surplus selain Bawang Putih yang saat ini masih defisit.

    Darjamuni mengatakan kesiapan pangan Bulan Ramadan kemarin sudah dibahas dalam rapat tinggi bersama gubernur dan instansi terkait. Pertemuan tersebut kata dia juga membicarakan upaya untuk mengawasi pergerakan harga sejumlah komoditas pangan. 

    Menurut Darjamuni, dengan ketersedian komoditas pangan tersebut, pemerintah DKI menjamin harga di pasar akan stabil selama Bulan Ramadan. "Kalau stok aman insya Allah harga juga akan aman," ujarnya. 

    DKPKP sudah menyiapkan sejumlah upaya jika nanti ada lonjakan harga komoditas pangan dengan menggelar operasi pasar, bazar sembako untuk menekan pertumbuhan harga tersebut. DKI akan langsung melakukan inspeksi mendadak jika harga pangan sudah tak terkendali.

    Pasar sembako murah telah digelar di 14 titik di seluruh Jakarta dalam menyambut bulan Ramadan. "Dari kemarin hingga hari ini kami telah menggelar pasar murah dalam menyambut bulan Ramadan," ujarnya. 

    Baca: Sandiaga Uno: Stabilkan Harga, DKI Impor Bawang Putih dari Cina

    Darjamuni mengatakan selama Ramadan kebutuhan pangan di DKI mengalami kenaikan 12-15 persen dari kebutuhan harian dan hal tersebut sudah diantisipasi dengan ketersediaan pangan, terkecuali untuk bawang putih, yang sudah aman saat ini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.