Mudik Lebaran 2019, Rest Area Tol Cikampek Siapkan Fasilitas Ini

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial suasana kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jumat, 23 November 2018. Kementerian Perhubungan akan mengatur secara bergantian jadwal pengerjaan proyek yang berlangsung di tol ini. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Foto aerial suasana kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jumat, 23 November 2018. Kementerian Perhubungan akan mengatur secara bergantian jadwal pengerjaan proyek yang berlangsung di tol ini. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Bekasi - PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek bakal memfokuskan pelayanan di rest area selama musim mudik dan arus balik Lebaran 2019. Sebab, tempat istirahat itu menjadi perhatian khusus dari pengguna.

    "Pelayanan di rest area ini mendapat perhatian yang sangat besar dari masyarakat, jadi perlu terus kita jaga dan tingkatkan kualitas layanannya," kata General Manajer PT. Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R. Lukman di rest area KM 19, Sabtu, 4 Mei 2019.

    Baca: Janji Atasi Kemacetan, Ini Kelebihan Gerbang Tol Cikampek Utama

    Di sepanjang jalan tol tersebut, terdapat sebanyak 16 rest area dan parking bay. Rest area mengarah ke Cikampek berada di kilometer 19, 33, 39, 50, dan 57, sedangkan parking bay di jalur yang sama berada di kilometer 18, 41, dan 58. Sedangkan di jalur arus balik atau ke Jakarta rest area berada di kilometer 71, 62, 52, 42, 32, dan 6 adapun titik parking bay di kilometer 59 dan 34.

    "Kami menyiapkan papan informasi menjelang pintu masuk rest area," kata Raddy.

    Baca: Janji Atasi Kemacetan, Ini Kelebihan Gerbang Tol Cikampek Utama

    Hal itu dilakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan di pintu masuk rest area yang menyebabkan terjadinya penyempitan lajur. Dengan adanya papan informasi melalui Variable Massage Sign (VMS), kata dia, pengguna jalan bisa mengetahui rest area yang longgar. "Misalnya jika di rest area awal penuh, pengguna jalan bisa menentukan rest area berikutnya," kata Raddy.

    Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Jumat, 31 Mei 2019. Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk mudik sebelum atau sesudah tanggal 31 Mei 2019 guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas.

    Menjelang musim mudik Lebaran, menurut Raddy, Departement Community Development Program juga menyerahkan bantuan dengan total mencapai lebih dari Rp 100 juta untuk tiga rest area berupa tempat sampah besar, alat-alat kebersihan, dan perlengkapan musala seperti karpet, mukena, sarung dan sajadah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.