Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Dituduh Hina Nabi Muhammad

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andre Taulany . FOTO ANTARA/Muhammad Deffa

    Andre Taulany . FOTO ANTARA/Muhammad Deffa

    TEMPO.CO, JAKARTA- Setelah istrinya, Erin Taulany, kini giliran komedian Andre Taulany dilaporkan ke Polda Metro Jaya hari ini. Erin dituduh menghina Prabowo Subianto via Instagram oleh seorang pengacara, begitu pula Andre yang dianggap oleh advokat bernama Sulistyowati telah menista agama lewat candaannya tentang Nabi Muhammad SAW.

    BacaIstri Dianggap Hina Prabowo, Andre Taulany Diserang Netizen

    Sulistyowati membuat laporan terhadap Andre Taulany atas nama pribadi yang tertuang dalam surat Nomor TBL/2727/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal Sabtu, 4 Mei 2019. Dalam laporan itu, Andre dituduhkan pasal 156a Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penistaan agama.

    Pernyataan Andre Taulany yang dipermasalahkan terlontar di tengah mewawancarai Virzha Idol dalam sebuah program di televisi swasta. Saat itu Virzha menuturkan, berdasarkan kisah yang dia baca, harum badan Nabi Muhammad itu diibaratkan seperti seribu bunga. Saat itulah, Andre Taulany berkomentar. “Aromanya seribu bunga? Itu badan atau kebon?”

    Nah, kalimat candaan bernada tanya itu menjadi viral. Beberapa video yang beredar di situs You Tube membuktikan kalimat itu terlontar di acara yang tayang pada 2017.

    SimakSebut Adisomad, Andre Taulany Disebut Hina Ulama

    Sulistyowati mengatakan dirinya sakit hati atas ucapan Andre Taulany dalam acara tersebut sebab telah melewati batasan kebebasan berbicara dan berpendapat. “Saya tidak terima Baginda Rasulullah SAW dinista. Biar jadi pelajaran bagi semua, tidak hanya untuk pelawak,” tutur dia lewat pesan pendek hari ini, Sabtu, 4 Mei 2019.

    ADAM PRIREZA | ISTIQOMATUL HAYATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.