Anies Janji Diskon PBB Rumah dengan Drainase Vertikal Tahun Depan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakbook Pasar Kenari. instagram.com/aniesbaswedan

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakbook Pasar Kenari. instagram.com/aniesbaswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pemberian diskon Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB untuk rumah yang memiliki sumur resapan atau vertical drainase berlaku 2020 alias tahun depan. Pemberian diskon akan berlaku setelah program Fiscal Cadaster atau pengukuran ulang tanah di Jakarta selesai.

    SimakAnies: Ini Alasan PBB NJOP di Bawah Rp 1 Miliar Tak Lagi Gratis

    "Saat ini permasalah terbesar di Indonesia adalah data kami soal tanah tidak lengkap dan seringkali keakuratannya belum teruji," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, hari ini, Sabtu, 4 Mei 2019. "Sekarang dengan adanya Fiscal Cadaster, harapannya data itu lengkap dan kami bisa susun kebijakannya (diskon PBB)." 

    Gubernur Anies tak merinci besaran diskon yang akan diberikan. Dia menyatakan mengapresiasi masyarakat yang sudah memulai gerakan drainase vertikal sebelum dijanjikan diskon PBB.

    Anies menjelaskan pembangunan vertical drainase sudah rampung di seluruh gedung milik DKI. Namun, target untuk pembangunan fasilitas itu di tiap gedung swasta di Jakarta tengah dipikirkan sambil menunggu hasil Fiscal Cadaster.

    Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI, Ricki Marojahan Mulia mengatakan Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI berjanji memilih penyedia drainase vertikal atau sumur resapan di awal Maret 2019. "Awal maret mudah-mudahan Dinas PE bisa menyelesaikan 300," kata Ricki saat dihubungi Tempo, Sabtu, 23 Februari 2019.

    Sebanyak 300 sumur resapan itu, telah dibangun oleh Dinas Perindustrian di kantor wali kota, kecamatan, dan kelurahan yang membutuhkan. Dinas harus mengidentifikasi terlebih dulu apakah kontur tanah kantor tersebut tepat dibangun drainase vertikal. Tujuan utama pemasangan drainase vertikal adaalah untuk pemeliharaan alias konservasi tanah serta mengisi cadangan air sehingga warga Ibu Kota tak perlu khawatir krisis air ketika kemarau tiba.

    Pemasangan 300 drainase vertikal atau sumur resapan itu bagian dari target penyediaan 1.333 drainase vertikal di kantor pemerintahan DKI. Menurut Ricki, penyediaan 1.333 drainase vertikal ditargetkan rampung tahun ini.

    LihatAnies Revisi Pergub Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB Gratis

    Dan tahun depan, rumah-rumah dengan drainase vertikal akan mendapat potongan PBB seperti yang dijanjikan oleh Gubernur Anies. Belum diketahui apa landasan hukum yang akan ditelurkan untuk melaksanakan program diskon itu. 

    M. JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.