Aksi Alumni ke KPU, Universitas Indonesia: Langgar Aturan Rektor

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswa mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis, 2 Mei 2019. Peringatan Hardiknas 2019 tersebut bertema

    Mahasiswa mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis, 2 Mei 2019. Peringatan Hardiknas 2019 tersebut bertema "SDM Kompetitif, Inovatif, dan Berkarakter". ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Depok – Universitas Indonesia akan menempuh jalur hukum terhadap penggagas aksi solidaritas yang mengatasnamakan perguruan tinggi di Depok itu. Sebelumnya, tersebar ajakan di media sosial untuk mendatangi KPU dan Bawaslu yang mengatasnamakan Solidaritas Alumni UI Lintas Generasi.

    Baca: Pilpres 2019, UI Minta Alumni Tak Seret Kampus ke Politik Praktis

    Kepala Humas dan Keterbukaan Informasi Publik Universitas Indonesia, Rifelly Dewi Astuti mengatakan kegiatan itu bukan kegiatan resmi UI.

    “Kami tegaskan bahwa penggunaan nama dan kegiatan tersebut tidak ada kaitan sama sekali dengan UI secara kelembagaan,” kata Rifelly melalui keterangan resmi yang diterima Tempo, Selasa 7 Mei 2019.

    Rifelly mengatakan, kelompok massa yang mengatasnamakan Solidaritas Alumni UI Lintas Generasi tersebut diduga melanggar Peraturan Rektor UI 058 tahun 2017 tentang Penggunaan Nama, Logo, dan/atau Merk UI.

    “Sesuai dengan peraturan rektor UI tersebut, UI akan menempuh proses hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Riffely.

    Juru Bicara Khusus UI, Gandjar Laksmana mengatakan, selain ada ketentuan tentang penggunaan logo UI dalam Peraturan Rektor tersebut, tidak adanya tembusan dari penyelenggara aksi ke Pimpinan UI juga menjadi dasar pelanggaran.

    “Sejauh ini masih dalam kajian mengenai langkah apa yang paling tepat untuk ditempuh,” kata Gandjar.

    Dalam selebaran tersebut, aksi yang dinamakan UI Bergerak Ke KPU dan Bawaslu membawa tiga tuntutan yakni Jaga demokrasi yang adil, jujur dan bersih, hentikan kecurangan dalam penghitungan suara, selediki dan ungkap misteri atas wafatnya petugas KPPS.

    Baca: Dosen UI Kampanye Prabowo, Bawaslu Jaktim Tunggu Keputusan KASN

    Unjuk rasa ke KPU dan Bawaslu tersebut akan digelar pada Selasa 7 Mei 2019 sekitar pukul 14.30 dan melibatkan seluruh komponen alumni Universitas Indonesia, yakni Kami-UI, UI Bangkit, Solusi UI, Kalam UI, Solidaritas Alumni UI dan Alumni HMI UI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.