Soal Keaslian Ribuan Formulir C1 Temuan Polisi, Ini Kata Bawaslu

Proses unggah formulir C1 oleh KPU DKI yang sempat terhenti, Sabtu, 20 April 2019. TEMPO/Lani Diana

JAKARTA - Bawaslu DKI Jakarta masih menyelidiki hampir empat ribu formulir C1 dalam mobil yang terjaring razia polisi lalu lintas di daerah Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu 4 Mei 2019. Investigasi termasuk akan menentukan apakah ribuan formulir berisi catatan hasil suara pemilu 2019 asal Jawa Tengah tersebut asli atau tidak. 

Baca:
Curigai Teroris, Ini Kisah Polisi Temukan Ribuan Formulir C1

"Selama tujuh hari ke depan, kami akan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait," kata anggota Bawaslu DKI, Puadi, menerangkan investigasi tersebut saat dihubungi, Selasa sore 7 Mei 2019.

Sementara, kata Bawaslu, tim dari Bawaslu DKI baru meminta keterangan dari sopir mobil yang dirazia tersebut. Rencananya, sore ini polisi yang merazia akan dimintai keterangan.

Kebutuhan tujuh hari investigasi juga akan digunakan untuk membahas pasal-pasal mana yang sekiranya dilanggar dalam kasus temuan ribuan formulir C1 itu. Setelah investigasi rampung dan ditemukan adanya dugaan pelanggaran, Puadi menambahkan, kasus akan diregistrasikan sebagai temuan.

Baca:
Heboh Ribuan Formulir C1 Terjaring Razia, Ini Kronologis dan Detailnya

"Jka sudah teregistrasi, Bawaslu baru bisa meminta klarifikasi dari pihak-pihak yang terkait untuk mengecek apakah formulir C1 tersebut asli atau tidak," katanya menerangkan.

Tim Sentra Gakkumdu Jakarta Pusat menunjukkan kardus berisikan formulir C1 yang dirazia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 6 Mei 2019. TEMPO/Lani Diana

Keterangan Komisi Pemilihan Umum, misalnya, diperlukan untuk memaparkan syarat keaslian Formulir C1 berhologram. "Saat ini belum dapat kami tentukan keasliannya," ucap Puadi lagi.

Hampir empat ribu Formulir C1 ditemukan seluruhnya dalam dua kardus dan dua amplop. Padanya tertempel sebuah kertas. Isinya bahwa kardus itu dikirim oleh Sekretariat Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mohamad Taufik, yang beralamat di Jalan HOS Cokro Aminoto Nomor 93, Menteng. Tujuannya, Jalan Kertanegara Nomor 36 Jakarta Selatan atas nama Direktur Satuan Tugas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Toto Utomo Budi Santoso.

Baca: 
Formulir C1 Dirazia Polisi, Bawaslu DKI Minta Keterangan KPU

Mohamad Taufik, Ketua Gerindra Jakarta juga Wakil Ketua DPRD DKI, telah menyangkal kepemilikan dan pengiriman formulir-formulir C1 tersebut.






Begini Komentar Prabowo soal Jokowi Dukung Capres Berambut Putih

15 jam lalu

Begini Komentar Prabowo soal Jokowi Dukung Capres Berambut Putih

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mendukung calon presiden berambut putih.


Jokowi Beri Dukungan Capres Berambut Putih Mengarah ke Ganjar, Begini Reaksi Gerindra

1 hari lalu

Jokowi Beri Dukungan Capres Berambut Putih Mengarah ke Ganjar, Begini Reaksi Gerindra

Presiden Jokowi kembali memberikan sinyal dukungan kepada capres. Kali ini, ia hanya menyebut capres yang dimaksud berambut putih dan berkeriput


Anggota Fraksi Gerindra soal RKUHP: Kalau Bisa Disahkan Hari Ini Juga

4 hari lalu

Anggota Fraksi Gerindra soal RKUHP: Kalau Bisa Disahkan Hari Ini Juga

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Habiburokhman berharap draf rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) bisa disahkan hari ini.


Politikus PKB Bilang Koalisi dengan Gerindra Berlanjut Jika Piagam Kerja Sama Dipatuhi

5 hari lalu

Politikus PKB Bilang Koalisi dengan Gerindra Berlanjut Jika Piagam Kerja Sama Dipatuhi

Situasi akan berbeda jika salah satu pihak atau dua belah pihak sudah tidak mematuhi poin kerja sama dalam Piagam Kerja Sama Politik PKB - Gerindra.


Gerindra Sebut Pengumuman Capres-Cawapres Koalisi KIR Diperkirakan Akhir atau Awal Tahun

7 hari lalu

Gerindra Sebut Pengumuman Capres-Cawapres Koalisi KIR Diperkirakan Akhir atau Awal Tahun

Menurut Sekjen Gerindra Muzani, penentuan calon presiden dan calon wakil presiden koalisi KIR berada di tangan Prabowo dan Cak Imin.


Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

7 hari lalu

Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

Perludem menyebut tak mudah mengusut kasus suap politik. Dulu sempat viral soal dugaan suap di Pemilu 2019, tapi isu itu menguap.


Politikus Gerindra Pede dengan Elektabilitas Prabowo

10 hari lalu

Politikus Gerindra Pede dengan Elektabilitas Prabowo

Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan nama Prabowo secara konsisten masuk tiga besar lembaga survei nasional.


Waketum Golkar Dukung Gibran Rakabuming Maju Pilkada DKI Jakarta 2024

11 hari lalu

Waketum Golkar Dukung Gibran Rakabuming Maju Pilkada DKI Jakarta 2024

Golkar ikut mendorong Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilkada DKI Jakarta 2024.


Politikus Gerindra Sebut RKUHP Tak Disahkan DPR Periode Ini untuk Hindari Bully Media dan LSM

12 hari lalu

Politikus Gerindra Sebut RKUHP Tak Disahkan DPR Periode Ini untuk Hindari Bully Media dan LSM

Menurut Habiburokhman semua fraksi menghindari bully-an media dan media soal RKUHP karena tak mau ambil risiko citra buruk mendekati pemilu.


PKB Sebut Porsi yang Realistis adalah Calon Wakil Presiden untuk Cak Imin

13 hari lalu

PKB Sebut Porsi yang Realistis adalah Calon Wakil Presiden untuk Cak Imin

PKB sedari awal menyadari bahwa jumlah perolehan kursi masih di bawah Partai Gerindra. Sebab itu dalam koalisi mereka pilih kursi cawapres.