Cerita Ketua KPU Kabupaten Bekasi Pingsan di Pleno Rekap Suara

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Ahad, 21 April 2019. Hasil Situng milik KPU hanya menjadi sarana informasi untuk publik dan bukan hasil resmi suara Pemilu 2019. ANTARA/Reno Esnir

    Pekerja memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Ahad, 21 April 2019. Hasil Situng milik KPU hanya menjadi sarana informasi untuk publik dan bukan hasil resmi suara Pemilu 2019. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin menceritakan penyebab dirinya pingsan di tengah pleno penghitungan suara pada Selasa malam karena kurang istirahat.

    Baca: Baca: Diduga Lelah Akut, Ketua KPU Bekasi Dilarikan ke Rumah Sakit

    Jajang sempat menceritakan hal itu kepada Koordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi yang membesuknya. 

    Akbar mengatakan Jajang kelelahan karena kurang istirahat. Dari hari pertama pelaksanaan pleno hingga hari keempat, ia selalu pulang ke rumah pada pukul 06.00 pagi dan kembali lagi ke kantor pada pukul 09.00 WIB.

    "Dan semalam sebelum magrib semakin terlihat bahwa kondisi beliau sangat lemah, terlihat dari raut wajahnya yang pucat," kata Akbar di Cikarang, Rabu 8 Mei 2019. 

    Setelah mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit, saat ini kondisi Ketua KPU Kabupaten Bekasi itu berangsur-angsur membaik, namun memerlukan istirahat cukup agar dapat pulih kembali secepatnya. "Kita doakan bersama agar beliau lekas sembuh. Saat ini posisinya masih di rumah sakit, belum diperbolehkan pulang karena harus istirahat penuh selama masa pemulihan," kata humas Bawaslu itu.

    Pada saat ini Ketua KPU Kabupaten Bekasi itu dalam kondisi sehat. "Beliau sehat dan sekarang sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Saat ini teman-teman dari KPU dan Bawaslu juga sedang membesuk beliau," ujar Akbar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.