Banyak Jalan Artis Terjerat Narkoba, Ini yang Terjadi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Jennifer Dunn kembali berurusan dengan polisi narkoba. Ia ditangkap dengan barang bukti 0,221 gram sabu di kediamannya di Jalan Bangka XI C Nomor 29, Mampang Prapatan, Jakarta, 1 Januari 2018. Jennifer divonis bersalah dan dihukum empat tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider dua bulan kurungan. Model dan pesinetron itu sebelumnya pernah terjerat kasus serupa pada 2005 dan 2009. TEMPO/Nurdiansah

    Artis Jennifer Dunn kembali berurusan dengan polisi narkoba. Ia ditangkap dengan barang bukti 0,221 gram sabu di kediamannya di Jalan Bangka XI C Nomor 29, Mampang Prapatan, Jakarta, 1 Januari 2018. Jennifer divonis bersalah dan dihukum empat tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider dua bulan kurungan. Model dan pesinetron itu sebelumnya pernah terjerat kasus serupa pada 2005 dan 2009. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Memakai baju tahanan warna oranye, Agung Saga berjalan menunduk menuju ruang konferensi pers Polda Metro Jaya pada Rabu, 10 April 2019. Ia berusaha mengalihkan wajahnya dari kamera media. Agung, artis FTV, ditangkap polisi bersama temannya Harry Nugraha karena terjerat narkoba.

    Baca:
    Eksklusif: Zul Zivilia Ungkap Modus Tawaran Narkoba untuk Artis

    Penangkapan Agung dan Harry berlangsung di Jalan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sehari sebelumnya. Barang buktinya berupa sabu seberat 1,49 gram.

    Anggita Sari, model, membenarkan bahwa Agung Saga, sahabatnya, positif mengkonsumsi sabu. Itu ia ketahui dari tes urine yang disampaikan pihak kepolisian. Anggita berharap Agung Saga direhabilitasi. “Jelas dia bukan pengedar kok,” kata Anggita saat dihubungi pada Selasa, 7 Mei 2019.

    Agung Saga menambah jumlah artis yang terjerat narkoba. Berdasarkan data di Direktorat Reserse Narkotika Polda Metro Jaya, lebih dari 20 orang pesohor hiburan dicokok polisi karena narkoba selama empat tahun terakhir.

    Baca: 
    Wawancara Eksklusif Zul Zivilia, Pertama Kali Dapat Sabu dari EO

    Perinciannya, pada 2016 sebanyak tujuh kasus artis, 2017 sembilan kasus, 2018 sebelas kasus dan sampai Maret 2019 sudah lima artis terjaringan razia. Sebagian dari mereka ada yang direhabilitasi dan sudah divonis pengadilan.

    Menurut Kepala Bagian Operasional Direktorat Reserse Narkotika Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Anggun Cahyono, artis memang rentan terhadap narkotika. Mereka menjadi sasaran pengedar karena termasuk target potensial. “Setiap artis mempunyai komunitas, seperti pelawak, penyanyi, artis film dan lainnya,” kata Anggun, Senin, 11 Maret 2019 di Kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

    Data tindak pidana narkoba jenis sabu, ganja, dan ekstasi di Polda Metro Jaya 2016-2018. Tempo/Nabila Hanum

    Para pengedar, kata Anggun, biasanya menawarkan dagangan melalui satu bagian di komunitas artis tersebut. Bisa manajemen, tim make up, maupun asisten sebagai perantara. "Banyak di antara mereka yang direkrut bandar untuk menjual narkoba." 

    Baca:
    Polisi Tangkap Artis Agung Saga dalam Kasus Narkoba

    Satu artis yang diduga menjadi pengedar narkoba adalah musisi Zul Zivilia. Ia ditangkap pada 28 Februari 2019 lantaran kedapatan memiliki sabu seberat 9,54 kilogram dan 24 ribu pil esktasi. Hasil penyelidikan kepolisian, pelantun lagu Aishiteru itu disinyalir kuat sebagai pengedar narkoba.

    Anggun menambahkan, pengakuan para pengedar dalam menjalankan modusnya berawal dari pemberian narkoba secara gratis kepada korban. Pemberian yang berulang-ulang membuat korban ketagihan alias ketergantungan. “Artis yang menjalani rehabilitasi tetapi kembali lagi memakai narkoba, itu karena sudah ketergantungan.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.