Hari Ini Kivlan Zen ke Bawaslu Lagi, Bawa Massa Lebih Banyak?

Ilustrasi demo di Bawaslu. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta - Massa Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran atau Gerak yang diprakarsai Mayjen (purn) Kivlan Zen dengan Eggi Sudjana akan kembali mendatangi Gedung KPU dan Bawaslu hari ini. 

Baca:  Batal Demo di KPU, Massa Kivlan Zen di Lapangan Banteng Bubar

"Habis Jumatan, dari Istiqlal lalu ke KPU dan Bawaslu," ujar Eggi kemarin di Lapangan Banteng, Kamis 9 Mei 2019. 

Eggi mengatakan aksi hari ini merupakan lanjutan dari kemarin untuk menyampaikan kecurangan Pemilu ke Bawaslu RI. Mereka menuntut Bawaslu mendiskualifikasi pasangan calon nomor 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin yang diduga telah melakukan kecurangan. 

Kemarin setelah tidak diperbolehkan oleh kepolisian karena tidak memiliki izin pemberitahuan, Eggi bersama Kivlan Zen dan massanya juga tidak diperbolehkan masuk ke gedung Bawaslu RI. 

"Kami mau ngomong ke Bawaslu kenapa nggak didiskualifikasi, kenapa nggak ditegur,"ujarnya. 

Baca: Sebelum Geruduk KPU, Massa Kivlan Zen Kumpul di Lapangan Banteng

Untuk aksi hari ini sejumlah pihak lain dari seperti Laskar Pembela Islam, PA 212, GNPF Ulama akan ikut mengawal kegiatan tersebut. Dari undangan yang tersebar disebutkan kegiatan tersebut bukan sebuah unjuk rasa melainkan membuat laporan kecurangan Pemilu ke Bawaslu.






Sri Mulyani Siapkan Rp 25,01 Triliun dari APBN untuk Pemilu Serentak 2024, Ini Rinciannya

15 jam lalu

Sri Mulyani Siapkan Rp 25,01 Triliun dari APBN untuk Pemilu Serentak 2024, Ini Rinciannya

Sri Mulyani menyatakan telah menyiapkan anggaran Rp 25,01 triliun dari APBN untuk mendukung pemilu serentak pada tahun 2024. Seperti apa rinciannya?


Pemilu 2024, Bawaslu Depok Pakai Cara Ini untuk Tindak Buzzer di Media Sosial

5 hari lalu

Pemilu 2024, Bawaslu Depok Pakai Cara Ini untuk Tindak Buzzer di Media Sosial

Bawaslu Kota Depok akan menangkal buzzer dan pelanggaran Pemilu 2024 lainnya yang menjamur di media sosial. Begini caranya.


Buzzer Mainkan Isu SARA Jelang Pemilu, Ini Sanksi Pidana untuk Mereka

5 hari lalu

Buzzer Mainkan Isu SARA Jelang Pemilu, Ini Sanksi Pidana untuk Mereka

Bawaslu akan menindak buzzer yang menggunakan isu identitas atau SARA di media sosial. Bila terbukti bersalah akan dikenakan pelanggaran UU ITE


Sejak 2015, Kantor Bawaslu Kota Depok Pindah Kontrakan Empat Kali

6 hari lalu

Sejak 2015, Kantor Bawaslu Kota Depok Pindah Kontrakan Empat Kali

Bawaslu Kota Depok belum memiliki kantor sendiri dan harus mengontrak


Bawaslu Kota Depok Belum Punya Kantor Sendiri, Ngontrak Rp110 Juta per Tahun

7 hari lalu

Bawaslu Kota Depok Belum Punya Kantor Sendiri, Ngontrak Rp110 Juta per Tahun

Bawaslu Kota Depok berharap pemerintah memfasilitasi mereka menyediakan kantor permanen


2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

13 hari lalu

2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

Sebanyak 2 tersangka teroris Negara Islam Indonesia adalah simpatisan Rizieq Shihab & profil 9 korban Wowon Serial Killer jadi Top 3 Metro


Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

14 hari lalu

Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

Detasemen Khusus 88 Markas Besar Polri memeriksa rumah warga di RW03 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara berinisial AS (26), terduga teroris.


Bawaslu Ingatkan Batasan Lembaga Survei Penyelenggara Quick Count, Ini Katanya

14 hari lalu

Bawaslu Ingatkan Batasan Lembaga Survei Penyelenggara Quick Count, Ini Katanya

Menjelang Pemilu 2024, Bawaslu mengingatkan kembali batasan kepada lembaga survei penyelenggara quick count. Ada 3 kriteria lembaga survei ideal, katanya. Apa saja?


Anies Baswedan Safari Politik Lagi, NasDem: Dari 22-30 Januari 2023

16 hari lalu

Anies Baswedan Safari Politik Lagi, NasDem: Dari 22-30 Januari 2023

Anies Baswedan kembali akan berkeliling daerah. Partai NasDem memberi bocoran soal jadwal safari politik Anies itu.


KPU Komit Gelar Pemilu 2024 dengan Sistem Proporsional Terbuka

23 hari lalu

KPU Komit Gelar Pemilu 2024 dengan Sistem Proporsional Terbuka

Rapat dengar pendapat itu juga menyepakati pelaksanaan Pemilu 2024 tetap berdasarkan UU Pemilu.