Pembeli Buru Mukena di Tanah Abang, Paling Dicari Model Shireen

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung saat memilih dagangan mukena yang ditawarkan oleh PKL di lahan kosong depan Stasiun Tanah Abang, Jakarta (12/9). TEMPO/Subekti.

    Sejumlah pengunjung saat memilih dagangan mukena yang ditawarkan oleh PKL di lahan kosong depan Stasiun Tanah Abang, Jakarta (12/9). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada pekan pertama Ramadan, warga Jakarta dan sekitarnya sudah memadati kawasan pasar Tanah Abang untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Salah satu yang menjadi incaran para pembeli adalah mukena model Shireen Sungkar.

    "Iya mukena Shireen lebih banyak yang cari," kata penjual mukena di Blok A Pasar Tanah Abang Abdul, Sabtu, 11 Mei 2019.

    Baca: Persiapan Lebaran, Gamis Nissa Sabyan Jadi Incaran di Tanah Abang

    Mukena model Shireen Sungkar ini umumnya berbahan satin halus dan memiliki motif bordir lebih sederhana di sekitar area pundak dan ujung mukena. Menurut Abdul, mukena model ini banyak disukai karena tampak lebih sederhana dan harganya terjangkau.

    Selain model Shireen, Abdul mengatakan model mukena yang diminati adalah model KD yang diambil dari nama penyanyi Krisdayanti. Model mukena ini berbahan satin dan memiliki bordir lebih glamor dengan sebaran motif bunga berwarna di seluruh bagian kain.

    Salah seorang pembeli, Indah, 27 tahun, mengatakan lebih tertarik dengan mukena Shireen karena modelnya lebih cocok dipakai anak muda dibandingkan mukena model KD. "Menurut saya model Shireen lebih nyaman dan lebih pas dipakai anak muda dibandingkan model lainnya," kata dia.

    Baca: Ramadan, Baju Gamis Pria di Tanah Abang Laris Dicari Pembeli

    Saat Indah tengah memilih model Shireen, ibunya, Marni, 56 tahun, juga ikut memilih-milih dan tampak tertarik dengan mukena model KD. "Lebih mewah ya kesannya. Lebih suka yang model KD," ujarnya.

    Di musim menjelang Ramadan ini, Abdul mengaku dapat menjual hingga lebih dari 150 potong mukena model Shireen yang dibandrol dengan harga Rp 300 ribu sampai Rp 600 ribu per potong. Harga itu masih lebih murah dibandingkan mukena model KD yang dijual di kisaran harga Rp 350 ribu sampai Rp 1 juta per potong.

    Pedagang lain di Tanah Abang, Hanif, 57 tahun mengaku penjualan mukena di tokonya juga laris diserbu pembeli selama Ramadhan 2019. Ia menjual banyak model mukena, mulai dari mukena model sederhana, Shireen, KD, dengan bahan katun Jepang, bordir, jersey, dan lain sebagainya.

    Seperti di toko Abdul, mukena yang tengah banyak dicari di toko milik Hanid adalah model Shireen Sungkar. Dalam sehari, penjualannya bisa mencapai lebih dari 100 potong.

    Selain mukena, para pembeli yang datang ke pasar Tanah Abang memburu beragam pakaian muslim seperti gamis dan baju koko. Gamis yang banyak dicari adalah model Nissa Sabyan, sedangkan koko adalah koko model kurta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.