Kebakaran Kampung Bandan, Anies Akan Bahas Rumah Warga dengan KAI

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyelamatkan barang-barang miliknya saat kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kampung Bandan, Jakarta Utara, Sabtu, 11 Mei 2019. Sebanyak 18 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. ANTARA

    Warga menyelamatkan barang-barang miliknya saat kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kampung Bandan, Jakarta Utara, Sabtu, 11 Mei 2019. Sebanyak 18 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadwalkan berbicara perihal kebakaran sejumlah rumah di Kampung Bandan, Jakarta Timur, dengan PT pada Senin atau Selasa pekan depan. Maka dia belum bisa memastikan kapan warga bisa membangun kembali rumah di RW 05 yang terbakar pada Sabtu lalu, 11 Mei 2019, itu.

    "PT KAI secara resmi memiliki banyak lahan di tempat ini. Nanti dari situ baru kami tentukan langkah-langkahnya," kata Anies di lokasi kebakaran hari ini, Ahad, 12 Mei 2019.

    BacaKebakaran Lagi di Kampung Bandan, Satu Petugas Sesak Nafas

    Menurut Anies, korban kebakaran untuk sementara akan dibangunkan tenda penampungan. DKI sudah menyiapkam empat tenda di kawasan Ruko Grand Boutik. Tim kesehatan juga sudah hadir untuk menangani gangguan pernafasan dan luka-luka akibat paku-paku dan benda tajam.

    Kebakaran di RW 05 Kampung Bandan menghanguskan sekitar 450 rumah yang dihuni 3.500 orang. Kobaran api menghanguskan tiga RT yakni 11, 12, dan 13.

    Ketua RW 05 Muhammad Darta meminta kepastian kapan warga diizinkan membangun kembali rumah mereka. Status lahan tersebut HPL (Hak Pengelolaan Lahan). "Tapi kami punya SPPT (Surat Perjanjian Penggunaan Tanah)," ujarnya hari ini, Minggu, 12 Mei 2019.

    LihatKampung Bandan Kebakaran, Warga Ingin Bangun Rumah Lagi 

    Gubenur Anies menambahkan, pemerintah DKI mulai mendata warga koban kebakaran. Namun, masih banyak warga yang belum mendaftarkan diri karena masih sibuk mengurusi efek kebakaran.

    M. YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.