Dokumen Warga Kampung Bandan Ikut Hangus, Anies: Jangan Khawatir

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyelamatkan barang-barang miliknya saat kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kampung Bandan, Jakarta Utara, Sabtu, 11 Mei 2019. ANTARA

    Warga menyelamatkan barang-barang miliknya saat kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kampung Bandan, Jakarta Utara, Sabtu, 11 Mei 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga RW05 Kampung Bandan, Jakarta Utara tidak khawatir atas dokumen-dokumen yang ikut terbakar. Menurut dia, pemerintah DKI memiliki salinan dokumen yang dibutuhkan warga.

    "Semua surat-surat yang dipegang oleh warga itu ada dokumen aslinya juga di pemerintah, baik sertifikat tanah, KTP (kartu tanda penduduk) dan KK (kartu keluarga). Jadi jangan khawatir," kata Anies Baswedan di lokasi kebakaran, Ahad, 12 Mei 2019.

    Baca : Kampung Bandan Kebakaran, Warga Ingin Bangun Rumah Lagi di Lokasi

    Untuk mendapat dokumen pengganti, Anies meminta warga terdampak kebakaran segera melapor kepada petugas pencatatan yang ada di posko pengungsian. Saat ini, kata dia, masih banyak warga yang belum terdata oleh pemerintah.

    "Mereka masih sibuk dengan urusan di tempat mereka masing-masing," kata Anies.

    Kebakaran di RW 05 pada Sabtu sore lalu, 11 Mei 2019 menghanguskan sekitar 450 rumah. Diperkirakan sekitar 400 kepala keluarga atau sekitar 3.500 jiwa menjadi korban terdampak. Api menghanguskan tiga RT di sana yaitu 11, 12 dan 13.

    Hingga saat ini, Anies belum bisa memastikan akan membangun kembali rumah warga yang terbakar. Dia berujar, Senin atau Selasa depan akan bicara dengan PT KAI terlebih dahulu ihwal masalah itu.
    Warga berjalan di sekitar lokasi kebakaran di Kampung Bandan, Jakarta Utara, Sabtu, 11 Mei 2019. Sebanyak 18 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. ANTARA

    "PT KAI yang secara resmi memiliki banyak lahan di tempat ini. Nanti dari situ baru kita tentukan langkah-langkahnya," kata Anies.

    Simak pula :
    Kebakaran Kampung Bandan, Warga: Sebelum Buka Puasa Hangus Semua

    Sebelumnya, Ketua RW 05 Muhammad Darta meminta kepastian agar warga dapat diizinkan membangun kembali rumah di lokasi yang sama. Menurut dia, tanah itu merupakan milik warga.

    "Memang statusnya HPL (Hak Pengelolaan Lahan). Tapi kita kan punya SPPT (Surat Perjanjian Penggunaan Tanah)," kata dia di lokasi, Kampung Bandan, Jakarta Utara Ahad, 12 Mei 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.