RSUI Depok Beri Tips Buka Puasa Ramadan untuk Diet

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makanan berbuka puasa. shutterstock.com

    Ilustrasi makanan berbuka puasa. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Depok – Manajer Keperawatan Spesialistik Rumah Sakit Universitas Indonesia atau RSUI Depok, Debie Dahlia, tips kesehatan pada saat puasa Ramadan. Dia mengatakan selain menjalankan perintah agama, ibadah puasa dapat menjadi cara untuk diet.

    “Saat berpuasa glukosa darah dalam tubuh kita berkurang, sehingga otomatis lemak dalam tubuh terpakai sebagai cadangan energi,” kata Debie saat memperingati hari Keperawatan Internasional di Mall Margocity, Kota Depok, pada Minggu, 12 Mei 2019.

    BacaSelama Ramadan, Begini Perubahan Jam Kerja Pegawai DKI 

    Menurut Debie, banyak orang belum mengetahui manfaat puasa Ramadan utamanya dalam kesehatan tubuh. Walhasil, pada saat berbuka puasa berbagai macam makanan dilahap. "Jadi ajang balas dendam, akhirnya semua makanan tersedia di atas meja."

    Debie menuturkan, jika balas dendam yang dilakukan maka bukan manfaat kesehatan yang didapat melainkan mengundang penyakit. Bahkan, berdasarkan hasil studi, makanan yang dikonsumsi pada saat buka puasa Ramadan di atas 200 kalori, seperti gorengan dan makanan manis.

    LihatTempat Hiburan di DKI Ditutup Selama Bulan Ramadan, Ini Detilnya

    Dia menyarankan puasa Ramadan menjadi momentum, bukan hanya menjalankan ibadah, juga saling berbagi dengan sesama. “Berbukalah dengan (makanan) secukupnya, begitupun sahur, intinya memenuhi gizi seimbang, yakni 4 sehat 5 sempurna,” kata Debie mengungkapkan tips buka puasa Ramadan dari RSUI Depok.

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.