Pembunuhan Gadis di Apartemen, Pengelola Tak Simpan Data Korban

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Apartemen Habitat, tempat ditemukannya wanita muda tewas diduga dibunuh, Senin, 13 Mei 2019. Tempo/Joniansyah Hardjono

    Apartemen Habitat, tempat ditemukannya wanita muda tewas diduga dibunuh, Senin, 13 Mei 2019. Tempo/Joniansyah Hardjono

    TEMPO.CO, Tangerang - Pengelola Apartemen Habitat mengaku tidak mengenal sosok Sulastri alias Tari, gadis belia yang diduga menjadi korban pembunuhan di unit 311 tower C apartemen itu.

    "Kami tidak tahu korban itu siapa, karena yang bersangkutan tidak terdata dalam manajemen," kata Tenant Manager Apartemen Habitat, Anto, saat ditemui Tempo di kantornya, Senin, 13 Mei 2019.

    Baca: Pembunuhan Gadis di Apartemen, Misteri Tamu Unit 311

    Menurut Anto, manajemen hanya mendata dan mencatat warga atau penghuni apartemen yang masuk ke apartemen itu dengan melapor terlebih dahulu sebelum tinggal. "Kemungkinan dia (korban) tinggal di apartemen itu sewa dengan pemilik unitnya langsung," kata dia.

    Namun ketika ditanya lebih jauh siapa pemilik unit, sistem sewanya seperti apa, Anto menolak menjawab. "Karena manajemen tidak pernah menyewakan unit," kata dia.

    Jenazah Tari ditemukan oleh kekasihnya di dalam unit apartemen yang ditinggalinya pada Sabtu, 11 Mei 2019. Tubuh perempuan yang bekerja sebagai pemandu karaoke tersebut tertutup dua buah bantal dan tidak mengenakan pakaian alias telanjang, leher terikat oleh sarung bantal, kedua tangan terikat oleh sarung bantal dengan posisi di atas perut, dan kaki korban juga terikat oleh kabel charger. Polisi menduga Tari dibunuh dan masih menyelidiki kasus tersebut.

    Baca: Pembunuhan Apartemen: Ditinggal Mancing, Kekasih Dihabisi Tamu

    Anto mengakui kasus pembunuhan yang terjadi pada Sabtu pekan lalu itu sempat membuat penghuni apartemen resah. "Itu manusiawi, banyak warga yang menanyakan kepada manajemen soal kasus ini," kata dia.

    Sementara itu, Kepala Polsek Kelapa Dua Komisaris Efendi mengatakan korban pembunuhan itu bersama pacarnya Andra Anjaya belum lama tinggal di unit 311 itu dengan cara sewa. "Tapi sewanya dengan siapa dan berapa lama, kami tidak tahu," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.