Rest Area Selesai, 500 PKL di Jalur Puncak Bakal Direlokasi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Satuan Polisi Pamong Praja membongkar ratusan lapak pedagang kali lima (PKL) di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 5 September 2017. TEMPO/M. Sidik Permana

    Petugas Satuan Polisi Pamong Praja membongkar ratusan lapak pedagang kali lima (PKL) di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 5 September 2017. TEMPO/M. Sidik Permana

    TEMPO.CO, Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor akan merelokasi sekitar 500 lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalur Puncak Cisarua.

    Baca: Jalan di Jalur Puncak Diperlebar, Pemkab Bogor Bongkar Ratusan Lapak PKL

    Pemindahan PKL ini dilakukan setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan pembangunan Rest Area di kawasan Puncak. Pembangunan tempat istirahat bagi wisatawa ini dimulai Kamis 16 Mei 2019.

    "Sudah mulai berjalan hari ini, karena MoU sudah ditandatangani PUPR, Pemkab Bogor dan PTPN kemarin," kata Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Anita Firmanti Eko Susetyowati di Bogor, Kamis.

    Menurutnya, Rest Area yang berlokasi di seberang Landing Paralayang Cisarua Kabupaten Bogor ini berkapasitas 500 kios untuk berdagang. Rest Area ini akan dijadikan tempat relokasi para PKL Puncak yang tak lama lagi akan tergusur karena proyek pelebaran jalan.

    "Ada rest area supaya di Puncak tidak semerawut, kalau PKL di pinggir jalan  parkirnya sembarangan. Karena itu PTPN yang menyediakan lahan rest area," katanya.

    Pembangunan rest area ini memang sudah lama direncanakan. Proyeknya bahkan sudah dianggarkan oleh Pemkab Bogor sebesar Rp10 miliar melalui APBD 2018, tapi batal terserap. 

    Hal itu karena adanya revisi Detail Engineering Design (DED) dari rencana bangunan yang letaknya berdekatan dengan Gunung Mas Cisarua itu. DED direvisi lantaran luas lahannya ditambah dari sebelumnya lima hektare menjadi tujuh hektare.

    Penambahan luas lahan Rest Area ini membuat jumlah kapasitas kios meningkat. Dari rancangan semula 400 kios, bertambah menjadi 500 kios.

    "Kami sebagai pihak-pihak yang bersepakat masing masing memiliki kontribusi, kami berkomitmen untuk memperbaiki Kawasan Puncak, yang sebagai kawasan strategis nasional," kata Anita.

    Baca: Pelebaran Jalur Puncak, Puluhan Bangunan Liar Kembali Dibongkar

    Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa Pemkab Bogor kembali menganggarkan proyek Rest Area Jalur Puncak di APBD 2019 dengan angka lebih besar, yakni Rp15 miliar. Tapi, pendanaannya dibantu oleh Kementerian PUPR. Jika ditotalkan keseluruhan nilainya Rp116 miliar. "Kita siap backup juga dana dari apbd Rp15 miliar, jadi total Rp116 miliar. Mudah mudahan ini cepat kita bangun," kata Ade Yasin.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.