Sempat Dibuka, Pleno Rekapitulasi Suara DKI Ditunda Sampai Siang

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rapat  pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan penghitungan suara oleh KPU DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Mei 2019. TEMPO/Lani Diana

    Rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan penghitungan suara oleh KPU DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Mei 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta menunda rapat pleno rekapitulasi suara tingkat provinsi hingga Jumat siang, 17 Mei 2019.

    Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroo sempat membuka rapat pleno terbuka rekapitulasi suara sekitar pukul 10.00.

    Baca juga : Alasan KPU Jaktim Molor Rampungkan Rekapitulasi Suara

    Namun, Betty mengumumkan penundaan pleno karena sejumlah saksi dari partai politik dan calon presiden belum seluruhnya hadir. “Sidang kami skors sampai pukul 13.00,” kata Betty di ruang pleno di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

    Sebelumnya, Betty mengatakan rekapitulasi masih terkendala pleno di tingkat kota di Jakarta Timur. Sehingga, rencana pleno tingkat provinsi yang dijadwalkan Rabu kemari ditunda hingga hari ini.

    Betty menuturkan semestinya pleno tingkat provinsi telah selesai sejak Ahad kemarin. Namun, karena masih ada beberapa kecamatan di Jakarta Timur, masih merekapitulasi suara akhirnya jadwal di tingkat provinsi ditambah tiga hari hingga Rabu kemarin, dan diperpanjang lagi hingga hari ini, sebagai batas terakhir rekapitulasi tingkat provinsi.

    Baca juga : Rekapitulasi Suara KPU Jaktim Molor: Petugas KPPS Tumbang, Luasnya Wilayah

    Dia menuturkan pleno rekapitulasi suara di wilayah Jakarta Timur terkendala karena ada satu kelurahan yang dilakukan proses hitung ulang. Kelurahan yang melakukan hitung ulang tersebut adalah Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung. “Hari ini kami targetkan selesai.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.