Pleno Rekapitulasi Suara DKI, Prabowo Unggul di Jaktim

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Suasana saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta akhirnya menggelar rapat pleno rekapitulasi suara untuk Kota Jakarta Timur pada Jumat, 17 Maret 2019. Dari hasil rekapitulasi tingkat provinsi yang telah ditetapkan KPU, pasangan calon presiden dan waki presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga unggul dari pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

    Hasil dari pleno tersebut, pasangan Jokowi-Maruf mendapatkan 857.940 suara, sedangkan Prabowo-Sandi 987.607 suara. Adapun suara sah dalam pilpres di Jakarta Timur mencapai 1.845.547 suara dan suara tidak sah sebanyak 226.365 suara.

    Baca: Sempat Dibuka, Pleno Rekapitulasi Suara DKI Ditunda Sampai Siang

    Komisioner KPU yang membacakan rekapitulasi suara memberikan kesempatan kepada saksi untuk mengoreksi data pemilihan presiden itu. Salah satu saksi dari PDI Perjuangan mempertanyakan adanya penyelenggara di tingkat TPS yang tidak memberikan data softcopy kepada saksi partai di lapangan.

    “Kami memang tidak mempunyai kewajiban untuk memberikan data softcopy kepada saksi. Dan permasalahan juga sudah dianggap selesai,” kata Ketua KPU DKI Betty Epsilon Edroos. Suara untuk pemilihan presiden wilayah Jakarta Timur pun langsung disahkan.

    Prabowo-Sandiaga menguasai sembilan dari 10 kecamatan di Jakarta Timur. Sembilan kecamatan tersebut adalah Kecamatan Cipayung, Ciracas, Matraman, Pasar Rebo, Kramatjati, Jatinegara, Makasar, Cakung dan Duren Sawit. Sedangkan, Jokowi hanya unggul di Kecamatan Pulogadung.

    Baca: Alasan KPU Jaktim Molor Rampungkan Pleno Rekapitulasi Suara

    Pleno rekapitulasi DKI sempat beberapa hari ditunda lantaran Jakarta Timur belum menyelesaikan rekapitulasi tingkat kota. Kendala Jakarta Timur adalah Kecamatan Pulogadung yang belum menyelesaikan rekapitulasi suara.

    Perolehan suara pemilihan presiden pada pleno KPU DKI untuk Jakarta Timur, tidak jauh berbeda dengan data yang dirilis Lembaga Perhimpunan Survei dan Riset Publik (Persepsi). Dalam hasil survei yang dirilis Persepsi, pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga memperoleh 54 persen suara berbanding 46 persen untuk pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

    Berdasarkan hasil survei Persepsi, perolehan suara Prabowo di Jakarta Timur, mencapai 987.637 suara, sedangkan Jokowi 857.801 suara. Adapun total pemilih di daftar pemilih tetap mencapai 2.246.279 orang. Sebagai catatan, lembaga survei ini tidak masuk dalam 34 lembaga survei yang terdaftar di KPU Pusat.

    Jadwal rekapitulasi suara di tingkat provinsi seperti yang tertuang di Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2019 tentang program, tahapan dan jadwal penyelenggaraan pemilu, mulai 22 April sampai 12 Mei 2019. Namun, rekapitulasi di tingkat provinsi DKI terus diperpanjang karena Jakarta Timur baru bisa menyelesaikan rekapitulasi suara tingkat kota, Kamis malam, 16 Mei 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.