Pleno KPU DKI, Enam Caleg Dapil 1 Jaktim Ini Raih Suara Terbanyak

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos (keempat kiri) bersama Anggota KPU DKI Jakarta saat memimpin Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019. KPU DKI Jakarta menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos (keempat kiri) bersama Anggota KPU DKI Jakarta saat memimpin Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019. KPU DKI Jakarta menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta – Enam calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan 1 Jakarta Timur diperkirakan bakal melenggang ke Senayan. Hal itu berdasarkan pleno perolehan suara partai dan caleg pada pemilu tingkat provinsi DKI Jakarta yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Mei 2019.

    Keenam nama yang diperkirakan bakal menjadi anggota DPR RI berdasarkan perolehan suara adalah Mardani Ali Sera dari Partai Keadilan Sejahtera dengan perolehan 155.285 suara, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dari PAN sebanyak 104.564 suara, Putra Nababan dari PDIP sebanyak 101.769 suara, Habiburokhman dari Gerindra sebanyak 76.028 suara, Anis Byarwati dari PKS sebanyak 39.935 suara dan Sondang Tiar Debora dari PDIP sebanyak 36.185 suara.

    Baca: Para Caleg yang Meneguhkan Politik Dinasti di Parlemen

    Adapun Anis Byarwati dan Sondang Tiar Debora diperkirakan lolos karena perolehan suara partai dengan menggunakan metode Sainte Lague. Metode itu diterapkan pada pemilu 2019 seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yaitu dalam Pasal 414 ayat 1.

    Teknik penghitungan suara divisor sainte lague menerapkan bilangan pembagi suara berangka mulai 1,3,5,7, dan seterusnya. Metode sainte lague diperkenalkan oleh seorang pakar matematika asal Perancis bernama Andre Sainte Lague pada tahun 1910.

    Baca: KPK Ingatkan Caleg Terpilih untuk Lapor LHKPN

    Sedangkan, perolehan suara terbesar pada pemilu DPR RI di Jakarta Timur adalah PDIP dengan 360.141 suara, lalu secara berurutan PKS 343.789 suara, Gerindra 251.054 suara, PAN 171.081 suara, PSI 105.136 suara, PKB 99.114 suara, Demokrat 82.964 suara, Golkar 79.644 suara, PPP 68.986 suara, Nasdem 56.313 suara, Perindo 42.632 suara, Hanura 30.184 suara, Berkarya 23.115 suara, PBB 10.614 suara, Garuda 4.273 suara, dan PKPI 2.982 suara.

    Calon anggota DPR RI Partai Garindra dari dapil 1 Jakarta Timur Habiburokhman sebelumnya memperkirakan keenam nama tersebut, termasuk dirinya bakal melenggang ke Senayan. Dari enam kursi yang tersedia di dapil 1, kata dia, empat di antaranya dipegang oleh caleg dari koalisi Prabowo-Sandiaga. Keempat kursi tersebut diisi Mardani, Habiburokhman, Eko Patrio dan Anis Birwati. “Dua lagi Pak Putra Nababan dan Sondang. Keduanya dari PDIP," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.