Pemilik SPBU Korban Perampokan, Uang Setoran Rp 70 Juta Melayang

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menerima uang dari pengendara yang mengisi kendaraannya dengan bahan bakar Ron 90 Pertalite di SPBU kawasan Tanah Abang, Jakarta, 24 Juli 2015. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas menerima uang dari pengendara yang mengisi kendaraannya dengan bahan bakar Ron 90 Pertalite di SPBU kawasan Tanah Abang, Jakarta, 24 Juli 2015. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta Selatan dilaporkan menjadi korban perampokan, Kamis malam, 16 Mei 2019. Uang senilai Rp 70 juta melayang dari peristiwa perampokan yang terjadi di Jalan Hang Tuah Raya, Kebayoran Baru, tersebut. 

    Baca:
    Perampokan dengan Senjata Api, Warga Bogor Kehilangan Avanza

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Prabowo Argo Yuwono mengatakan, perampokan terjadi setelah pegawai SPBU berinisial DP (26) menyetor uang kepada HS, bosnya. Saat itu DP berangkat dari SPBU yang berlokasi di Jalan Hang Lekir, Jakarta Selatan.

    DP menyerahkan uang hasil penjualan dari SPBU ke rumah HS mengendarai sepeda motor. "Setibanya di rumah HS, ia memberikan uang hasil setoran melalui pintu kecil di gerbang rumah HS," ujar Argo melalui keterangan tertulis, Jumat 17 Mei 2019.

    Setelah menyetor, DP kembali ke SPBU untuk kembali bekerja. Tiba-tiba, DP diberi kabar kalau HS mengalami perampokan. "DP ditelepon oleh HS untuk kembali ke rumahnya minta diantarkan ke rumah sakit karena baru saja mengalami perampokan," ujar Argo.

    Baca:
    Pelaku Perampokan Incar Rumah Polisi untuk Dapatkan Senjata Api

    HS belakangan didapati menderita luka pada telinga bagian kanan dan kepala. Selanjutnya, DP membawa HS ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). "Telinga HS berdarah dan kepala bagian belakang benjol. Saat ini, pelaku perampokan masih kami cari," ucap Argo.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.