Pembangunan Waduk di Jakarta, Politikus Gerindra: Jadi Kubangan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para Pekerja dengan alat berat menghentikan pengerukan sejenak untuk beristirahat di lahan bekas persawahan untuk di jadikan Waduk Giri Kencana di Cilangkap, Jakarta Timur (4/4). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Para Pekerja dengan alat berat menghentikan pengerukan sejenak untuk beristirahat di lahan bekas persawahan untuk di jadikan Waduk Giri Kencana di Cilangkap, Jakarta Timur (4/4). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengingatkan Pemerintahan Gubernur Anies Baswedan memperhatikan proyek pembangunan waduk di Ibu Kota. Taufik menyebut proyek itu mangkrak, seperti yang yang ada di Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

    Baca juga:
    Kasus Makar Eggi Sudjana, Polisi Panggil Amien Rais Hari Ini

    "Waduk Pondok Ranggon persis depan rumah saya sampai sekarang enggak jadi-jadi udah tiga tahun. Akhirnya jadi kubangan aja," kata Taufik di kantor Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Jakarta Pusat, Sabtu sore, 18 Mei 2019.

    Menurut Taufik, Pemerintah DKI belum juga menyelesaikan pembangunan waduk yang telah dimulai sejak 2015 itu. Politikus Partai Gerindra ini khawatir waduk justru bakal menjadi tempat pembuangan sampah jika tak kunjung dirampungkan.

    Dia melanjutkan, puluhan hektare lahan untuk waduk dibiarkan begitu saja tanpa ada kejelasan pembangunan. Taufik meminta agar pembangunan waduk berlanjut.

    Baca juga:
    DKI Balik Kritik Menhub Budi Karya Dengarkan PO Bus Nakal

    Pemda, dia menambahkan, juga harus memperhatikan fungsi lahan di kiri dan kanan waduk. Dia berujar pemda sebaiknya membuat jogging track atau taman di sekitar waduk sehingga bermanfaat bagi warga. "Masa waduk kayak empang, emang mau jadi pemancingan itu waduk," ucap dia.

    Seluruhnya ada pembangunan tujuh waduk di Jakarta yang tak kunjung rampung. Sebagian karena karena terhambat pembebasan lahan yang tak kunjung diselesaikan, sebagian disebut karena terbatas alat berat yang bisa dkerahkan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.