Angkutan Lebaran Bandara Soekarno-Hatta Diawasi di Pusat Kendali

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persiapan fasilitas penunjang LCCT 2F Bandara Soekarno-Hatta yang dioperasikan 1 Mei 2019 mendatang. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Persiapan fasilitas penunjang LCCT 2F Bandara Soekarno-Hatta yang dioperasikan 1 Mei 2019 mendatang. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Angkasa Pura II melakukan sentralisasi pengawasan angkutan Lebaran 2019 di Gedung Pusat Kendali Operasi atau Airport Operation Control Center (AOCC) Bandara Soekarno-Hatta.

    Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Dijaga Hampir 4 Ribu Aparat Gabungan

    "Ini akan menjadi posko angkutan Lebaran di Bandara Internasional Soekarno-Hatta 2019," ujar Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan, Rabu 22 Mei 2019.

    Gedung AOCC merupakan fasilitas pusat operasi Bandara Soekarno-Hatta yang dibangun oleh PT Angkasa Pura II. Ruang pusat kendali operasi yang terdiri dari layar monitor ini diresmikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno pada 5 April 2019.

    Suriawan mengatakan pertimbangan terpusatnya kendali operasi ini untuk optimalisasi fasilitas bandara serta membangun kerja sama dalam membuat keputusan berdasarkan kualitas informasi yang lebih cepat, tepat dan akurat.

    "Sebab, gedung AOCC merupakan fasilitas pengelolaan sistem bandara yang di dalamnya terlibat banyak stakeholder, mulai dari Angkasa Pura II, Airlines, CIQ (Custom, Imigration, Quarantine), Ground Handling Agent, Pertamina hingga Air Traffic Control," kata Suriawan. 

    Menurut Suriawan, optimalisasi fasilitas bandara yang umum digunakan seperti gate, check-in, penanganan bagasi, informasi penerbangan, parkir pesawat udara, parkir kendaraan, serta moda transportasi dapat termonitor aktifitasnya di gedung AOCC. “Mulai tahun ini kami semua akan bertugas di AOCC," katanya.

    Menurut dia, semua institusi di Bandara Soekaeno-Hatta bekerja secara menyeluruh dalam proses pengelolaan kebandaraudaraan dengan menggunakan teknologi berbasis digital.

    Dengan berfungsinya AOCC ini, Suriawan menegaskan, Posko di Terminal tetap beroperasi di setiap terminal seperti tahun sebelumnya. Termasuk juga di Terminal 1B. 

    Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Jakarta 1, Habrin Yake menyatakan, beroperasinya AOCC sebuah terobosan dalam pengawasannya di semua lini. "Terutama dari sisi kami mengenai lalu lintas dari produk perikanan sangat terpantau dengan baik," jata Habrin. 

    Selain itu, kata Habrin, lebih mudah mensinkronkan data, baik antara petugas Bea Cukai, Imigrasi dan Angkasa Pura II. "Sehingga bisa dengan cepat ambil keputusan,”ujarnya. 

    Baca juga: Soekarno-Hatta Buka Airport Digital Lounge Ke-3 Sambut Mudik 2019

    Sementara itu, Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, M Tarmin Satiawan menyatakan melalui AOCC seluruh alur pemeriksaan baik keberangkatan dan kedatangan termonitor dengan baik. " Ini memudahkan sekali untuk mengontrol antrean kedatangan maupun keberangkatan. Jika ada antrean panjang, kita bisa dengan segera mencairkannya,” katanya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.