Selasa, 17 September 2019

Ambulans Berlogo Partai Gerindra, Belum Bayar Pajak Sejak 2015

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi bersama pihak yang membawa ambulans Partai Gerindra yang menyimpan batu dalam aksi ricuh di Tanah Abang pada Rabu dini hari 22 Mei 2019. Dokumen Humas Polda Metro Jaya

    Polisi bersama pihak yang membawa ambulans Partai Gerindra yang menyimpan batu dalam aksi ricuh di Tanah Abang pada Rabu dini hari 22 Mei 2019. Dokumen Humas Polda Metro Jaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi mengamankan satu unit mobil ambulans berlogo Partai Gerindra yang diduga mengangkut batu serta duit saat kerusuhan di daerah Petamburan, Jakarta Barat, Rabu dini hari, 22 Mei 2019.

    Baca: Rusuh 22 Mei, Ambulans Gerindra Berisi Batu Disita Polisi

    Kini kendaraan fasilitas kesehatan nomor polisi B 9686 PCF itu disegel dengan garis polisi dan diparkir di depan gedung Resmob Kepolisian Daerah Metro Jaya. Berdasarkan situs resmi Samsat Jakarta, samsat-pkb2.jakarta.go.id, mobil tersebut diketahui milik PT Arsari Pratama.

    Berdasarkan laman resmi dpr.go.id, Aryo P.S. Djodjohadikusumo, kemenakan Calon Presiden Prabowo Subianto, tertulis sebagai komisaris perusahaan PT Arsari Pratama sejak 2008.

    Masa berlaku STNK mobil merk Daihatsu Blind Van itu telah kedaluwarsa sejak 25 Februari 2018. Selain itu, pemilik mobil tersebut juga sudah tak membayar pajak sejak 25 Februari 2015.

    Polisi bersama pihak pembawa ambulans partai Gerindra yang menyimpan batu dalam aksi ricuh di Tanah Abang pada Rabu dini hari, 22 Mei 2019. Dokumen Humas Polda Metro Jaya

    Tonton juga: Ambulans Partai Gerindra Pengangkut Batu di Tahan Polisi

    Alhasil, pemilik dikenakan denda Pajak Kendaraan Bermotor sebesar Rp 390.600 di luar pajak pokok senilai Rp 1.627.500. Mobil tersebut juga dikenakan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp 100.000.

    Sebelumnya, menurut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal, ambulans tersebut kedapatan menyimpan batu ketika kerusuhan di sekitar asrama Brigade Mobil Petamburan, Jalan K.S. Tubun.

    "Ada bukti-bukti, antara lain ada satu ambulans yang ada partainya, penuh dengan batu dan alat-alat. Setelah digeledah, ternyata masih banyak amplop dan uang. Kami sita dan kami sedang dalami hal tersebut," kata Iqbal, Rabu, 22 Mei 2019.

    Iqbal tak menyebut bahwa mobil ambulans itu berlogo Gerindra. Namun dari foto-foto yang tersebar di grup percakapan terlihat logo Gerindra di badan ambulans.

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah ada ambulans partai yang digunakan mengangkut batu. Dia mengklaim ambulans Gerindra berjumlah ratusan dan digunakan untuk membantu masyarakat di pelbagai daerah. “Saya kira tidak ada ya," kata Fadli.

    Baca: Soal Ambulans Gerindra Penuh Batu, Fadli Zon: Jangan Fitnah

    Fadli Zon menuturkan Gerindra tak mungkin menginstruksikan mengangkut batu dengan ambulans. Apalagi, Capres 02 sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, selalu berpesan aksi massa digelar dengan damai dan tak melanggar hukum.

    BUDIARTI PUTRI UTAMI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.