Pusat Grosir Tanah Abang Sudah Tutup Sebelum Salat Jumat, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintas di depan Lobi utama Metro Tanah Abang yang masih ditutup pasca kerusuhan 22 Mei, Jakarta, Kamis, 23 Mei 2019. Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan kerugian yang muncul akibat penutupan Pasar Tanah Abang diperkirakan mencapai Rp 200 miliar. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Warga melintas di depan Lobi utama Metro Tanah Abang yang masih ditutup pasca kerusuhan 22 Mei, Jakarta, Kamis, 23 Mei 2019. Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan kerugian yang muncul akibat penutupan Pasar Tanah Abang diperkirakan mencapai Rp 200 miliar. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pusat belanja Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, memilih beroperasi tak penuh di hari pertama buka kembali setelah dua hari tutup. Pusat belanja grosir itu hanya beroperasi setengah hari, Jumat 24 Mei 2019, mengantisipasi kerusuhan susulan.

    Baca:
    Warga Jakarta Berharap Bentrokan Massa dan Polisi Tak terulang

    Para pedagang tampak bergegas membereskan tokonya kembali menjelang Salat Jumat. Seorang pemilik toko pakaian anak, Eti, mengungkapkan buka hanya setengah hari mengikuti arahan pengelola.

    “Hari ini pertama buka setelah dua hari tutup, aman-aman saja sih hari ini," katanya ketika ditemui di lokasi. 

    Pengelola Metro Tanah Abang, Arif Budi, membenarkan operasional hingga pukul 13.00 WIB. Aktivitas mereka 'ditemani' 25 personel TNI. “Untuk ke depannya kita lihat saja, semoga tidak ada kericuhan lagi, kalau aman kami akan buka kembali besok,” kata Arif menjelaskan.

    Jalanan sekitar Pasar Tanah abang pagi hingga siang ini terpantau padat, orang-orang pun telah berlalu lalang melakukan transaksi jual beli. Berbagai akses menuju Tanah Abang juga telah beroperasi normal seperti Transjakarta dan kereta rel listrik (KRL).

    Baca:
    Karangan Bunga Terima Kasih Buat Polisi dan TNI di Depan Bawaslu

    Sementara itu, sejumlah pembeli mengatakan tetap mengunjungi Pasar Tanah Abang karena mengetahui kondisi pagi hingga siang ini aman. Mereka menyatakan butuh belanja kebutuhan Lebaran.

    “Karena sebentar lagi mudik tidak ada waktu lagi,” ucap salah satu pembeli asal Cikarang, Marwah. Pembelanja lainnya di Metro Tanah Abang, Sandi, menyatakan kebutuhan senada. "Lagi pula sudah aman kondisinya walau hanya setengah hari,” katanya. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.