Bambang Widjojanto Jadi Kuasa Hukum Prabowo, Anies: Cuti

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Tim Hukum BPN, Bambang Widjojanto, mendaftarkan gugatan sengketa hasil Pemilihan Presiden 2019 di MK, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2019. Tim Prabowo-Sandi yang hadir di antaranya Hashim Djojohadikusumo, dan Denny Indrayana. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Tim Hukum BPN, Bambang Widjojanto, mendaftarkan gugatan sengketa hasil Pemilihan Presiden 2019 di MK, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2019. Tim Prabowo-Sandi yang hadir di antaranya Hashim Djojohadikusumo, dan Denny Indrayana. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang Pencegahan Korupsi, Bambang Widjojanto, telah mengambil cuti sebelum bertugas sebagai kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga.

    Bambang ditunjuk BPN menjadi ketua tim kuasa hukum untuk gugatan sengketa hasil pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi. "Beliau sudah mengajukan cuti selama satu bulan, terhitung mulai dari hari Jumat," ujar Anies di AEON Mall Cakung, Jakarta Timur, Sabtu, 25 Mei 2019.

    Baca: Akhirnya Tim Kuasa Hukum Prabowo Dipimpin Bambang Widjojanto

    Anies menjelaskan pada dasarnya Bambang berprofesi sebagai pengacara, bukan aparatur sipil negara (ASN). Sehingga, menurut Anies, Bambang bisa menjadi perwakilan dari pihak yang beracara untuk kasus apa saja.

    "Profesi beliau sebagai pengacara terikat dengan kode etik. Jadi bisa melayani siapa saja sesuai dengan kode etik," ujar Anies.

    BPN Prabowo-Sandiaga telah mengajukan gugatan sengketa hasil pilpres 2019 ke MK. Mereka menunjuk Bambang Widjojanto sebagai ketua tim kuasa hukum. Tim itu beranggotakan delapan orang, di antaranya adalah Rikrik Rizkiyana dan telah mulai bekerja dengan menyambangi MK mengajukan gugatan hasil pilpres 2019, Jumat malam. Soal Rikrik, Anies menjelaskan dia sudah tak tergabung dalam TGUPP lagi. Sebelumnya, Rikrik menjabat TGUPP bidang Harmonisasi Regulasi. Masa kerja Rikrik di TGUPP telah berakhir per Desember lalu, namun kini ditempatkan sebagai Ketua Dewan Pengawas Perumda Pasar Jaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.