Kawat Berduri dan Barrier Beton di Depan Bawaslu Dibongkar

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengangkat separator di kawasan Bawaslu RI, Senin, 27 Mei 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengangkat separator di kawasan Bawaslu RI, Senin, 27 Mei 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawat berduri dan barrier beton di kantor Bawaslu RI mulai diangkut dengan mobil crane dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Korps Lalu Lintas Polri sore ini, Senin, 27 Mei 2019.

    Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat Komisaris Besar Harry Kurniawan mengatakan aktivitas pengangkutan itu merupakan instruksi dari Polda Metro.

    Baca: Jalan Wahid Hasyim Dibuka, Area Bawaslu Masih Diblokade

    "Proses ini berjalan bersamaan baik yang ada di Bawaslu, KPU, Istana Negara, MK ataupun sapta pesona, semua barrier beton maupun kawat barrier semua dibuka," kata dia di Bawaslu RI, Senin, 27 Mei 2019.

    Harry mengatakan warga Jakarta bisa kembali menggunakan jalur-jalur yang sebelumnya ditutup sejak 21 Mei 2019 itu. Termasuk, kawasan MH Thamrin di mana Bawaslu RI berkantor. "Setelah ini, aktivitas lalu lintas akan kembali normal," kata dia.

    Baca: Ini Rekayasa Lalu Lintas di KPU dan Bawaslu Antisipasi Demo

    Menurut Harry, pembongkaran itu dilakukan karena situasi di sekitar wilayah Thamrin dan Sudirman berangsur membaik. "Kami juga kasihan melihat aktivitas masyarakat terkait masalah penutupan arus ini, banyak yang terganggu," ujarnya.

    Pembongkaran barrier beton dan kawat besi itu, kata Harry, ditargetkan rampung hari ini. Baik yang berada di Bawaslu RI, Mahkamah Konstitusi, Istana Negara dan kawasan lain. Untuk alasan keamanan, menurut dia, beberapa personel polisi tetap akan disiagakan di lokasi-lokasi tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.