Eggi Sudjana Sebut People Power Sudah Selesai

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politikus PAN Eggi Sudjana menggenggam Alquran saat memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019. Eggi Sudjana akhirnya memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan makar. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Politikus PAN Eggi Sudjana menggenggam Alquran saat memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019. Eggi Sudjana akhirnya memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan makar. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, JAKARTA- Tersangka makar Eggi Sudjana menyatakan people power yang ia maksud telah selesai lantaran Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mendaftarkan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi. Pernyataan ini disampaikannya lewat sepucuk surat tulisan tangan yang sudah dikonfirmasi oleh pengacaranya, Pitra Romadoni, pada Selasa malam, 28 Mei 2019. 

    Menurut Eggi Sudjana, kabar gugatan sengketa Pilpres 2019 dia dapatkan dari berita-berita di media massa. "Maka selanjutnya saya nyatakan people power yang saya maksudkan, demonstrasi ke Bawaslu, sudah selesai," tulis Eggi dalam surat tersebut.

    BacaIsi Pidato People Power yang Seret Eggi Sudjana Jadi Tersangka 

    Eggi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan gerakan people power. Ia meminta seluruh pendukung Prabowo mengikuti langkah melakukan gugatan ke MK.

    Eggi Sudjana langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka makar sejak Senin sore, 13 Mei 2019. Politikus PAN yang juga penggiat di kelompok Persaudaraan Alumni 212 itu ditetapkan sebagai tersangka makar karena menyerukan rakyat turun ke jalan atau people power untuk memprotes hasil Pilpres 2019.

    Sejumlah tokoh dari kubu Prabowo-Sandiaga pun telah diperiksa polisi, seperti anggota Partai Gerindra, Permadi. Ia diperiksa pada Senin, 20 Mei 2019, di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pukul 15.00-23.30 WIB. Penyidik mencecar Permadi dengan 50 pertanyaan. Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais juga diperiksa.

    Baca jugaKasus Makar Eggi Sudjana, Polisi Panggil Amien Rais

    Amien diperiksa selama sekitar 10 jam dan dicecar sebanyak 37 pertanyaan oleh penyidik. Saat itu Amien Rais menjelaskan maksud people power kepada penyidik. Yang terakhir Ansfuri Idrus Sambo, guru spiritual Prabowo, yamg diperiksa sejak Senin, 27 Mei 2019 pukul 10.20 dan baru keluar pada Selasa, 28 Mei 2019, sekitar pukul 03.30.

    Dalam 17 jam pemeriksaan tersebut dia dicecar 49 pertanyaan seputar kapan Eggi Sudjana melontarkan pernyataan yang dinilai upaya makar tersebut.

    ADAM PRIREZA | CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.