Fadli Zon Sebut Eggi Sudjana Alami Fobia, Polisi Bilang Begini

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, berbicara kepada wartawan selepas rapat paripurna, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Selasa 28 Mei 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, berbicara kepada wartawan selepas rapat paripurna, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Selasa 28 Mei 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Barnabas membantah pernyataan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon bahwa tersangka kasus makar Eggi Sudjana mengalami fobia ruangan sempit selama ditahan di rumah tahanan.

    Barnabas menyebut Eggi hanya membutuhkan penyesuaian saja. “Mungkin masalah penyesuaian secara psokologis saha. Yang biasanya di rumahnya ruangan besar sedangkan di sel ruangannya terbatas. Gitu saja,” ujar Barnabas saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu, 29 Mei 2019.

    Baca juga : Alasan Fadli Zon Mau Menjamin Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana

    Menurut Barnabas, ruang tahanan Eggi sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Kata dia, kamar tahanan Eggi seluas 3x1,5 meter persegi. “Kurang lebih segitu,” tutur Barnabas.

    Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyebut Eggi mengalami fobia ruangan sempit. Advokat itu juga disebut menderita beberapa penyakit sehingga berniat mengajukan penangguhan penahanan. “Dan juga berada dalam satu sel sempit. Ukuran 3 x 1 meter dan juga ada riwayat penyakit macam-macam, yang saya kira bisa juga ini fobia terhadap tempat sempit dan sebagainya, sehingga bisa ada halusinasi dan sebagainya," kata Fadli.

    Kunjungan Fadli ke Polda Metro Jaya dalam rangka menjenguk Eggi dan Lieus Sungkharisma. Fadli datang bersama anggota dewan lainnya, Supratman Andi Agtas, anggota Komisi VI.

    Politikus PAN Eggi Sudjana bersiap memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019. Eggi ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Supriyatno, relawan Jokowi-Ma’ruf Center (Pro Jomac) dengan pasal 160 tentang penghasutan, namun dalam penetapan sebagai tersangka Eggi dijerat dengan pasal 107 KUHP soal makar. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Dalam kunjungan itu, Fadli juga menerima keluhan dari Eggi Sudjana soal kasusnya. Menurut Fadli, polisi langsung menangkap Eggi walau baru diperiksa satu kali dan belum ada gelar perkara. "Ini adalah satu tindakan yg menurut saudara Eggi Sudjana jelas merampas haknya dan juga secara hukum tidak benar," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu.

    Sedangkan dari Juru kampanye Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Lieus Sungkharisma, Fadli menerima laporan bahwa polisi melakukan penangkapan tanpa ada pemanggilan.

    Baca juga :

    Eggi Sudjana Minta Penangguhan, Fadli Zon: Fobia Tempat Sempit

    "Karena pemanggilan sekali dia tidak terima, pemanggilan yang kedua langsung kata saudara Lieus dengan beberapa surat sekaligus, ada tiga surat sekaligus dan langsung ditahan," kata dia.

    Menurut Fadli Zon, Lieus juga sangat keberatan dengan adanya video sewaktu dirinya ditangkap di rumahnya. Video itu menurut Fadli menjadi viral di media sosial. "Ini sangat mengganggu privasi dan tentu saja mencemarkan nama baik dari saudara Lieus," ujarnya.

    ADAM PRIREZA | M YUSUF MANURUNG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H